Media Mitra Kolaborasi Anda - LangsungKlik.id
Media Mitra Kolaborasi Anda - LangsungKlik.id

Wisatawan Spanyol Kunjungi Jember, Mulai Pasar hingga Kopi Petani Lokal

Langsungklik.id
Wisatawan Spanyol Kunjungi Jember, Mulai Pasar hingga Kopi Petani Lokal

LangsungKlik.id, Jember – Kabupaten Jember kembali mencuri perhatian wisatawan mancanegara. Kali ini, rombongan turis asal Spanyol yang berjumlah 15 orang melakukan kunjungan budaya dan kuliner ke sejumlah titik ikonik di Jember, Rabu (11/6). Kegiatan ini merupakan bagian dari program promosi pariwisata “Jember Cultural Experience” yang digagas oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jember. Sumber ppid.jemberkab.go.id

Dengan mengenakan kain batik khas Jember, para wisatawan disambut dengan pertunjukan musik patrol saat tiba di Pasar Tanjung, pusat perdagangan tradisional terbesar di kota. Mereka diajak menyusuri lorong-lorong pasar yang penuh dengan aroma rempah, buah-buahan tropis, hingga kerajinan tangan lokal. Beberapa di antaranya tampak antusias mencoba kudapan tradisional seperti tape singkong, jenang, dan dawet ayu.

Baca Juga :  Jangan Lewatkan! Ini Jadwal Lengkap Jember Fashion Carnaval 2025 Selama Tiga Hari

Setelah menjelajahi pasar, rombongan dibawa menuju Desa Gumukmas untuk mengunjungi kebun kopi robusta milik petani lokal. Di sana, mereka diperkenalkan pada proses pengolahan kopi mulai dari pemetikan, pengupasan biji, hingga penyeduhan secara manual. Momen ini menjadi sorotan tersendiri karena para wisatawan turut mencoba menyangrai biji kopi secara tradisional menggunakan wajan tanah liat.

Kepala Disparbud Jember, Eka Triningsih, menyebut bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperluas pasar pariwisata berbasis budaya dan pertanian (agritourism). “Kami ingin memperkenalkan Jember tidak hanya sebagai kota festival, tetapi juga sebagai daerah yang kaya akan produk budaya dan hasil bumi yang otentik,” ujarnya.

Baca Juga :  Iran Ancam Tutup Selat Hormuz, Ketegangan Regional Meningkat Tajam

Menurutnya, kegiatan ini menjadi peluang emas untuk membangun jejaring dengan agen perjalanan Eropa. “Kami sedang menyusun program paket wisata reguler berbasis budaya dan kopi, khusus untuk turis Eropa. Harapannya, Jember bisa jadi pilihan utama wisata alternatif selain Bali dan Yogyakarta,” tambahnya.

Salah satu petani kopi yang dikunjungi, Suparman (48), merasa bangga kebunnya bisa disambangi turis asing. “Saya tidak menyangka bisa cerita langsung ke orang luar negeri soal kopi kami. Mereka suka rasanya dan banyak yang beli untuk dibawa pulang,” tuturnya dengan senyum lebar.

Baca Juga :  Kalender 2026 PDF Lengkap: Tanggal Jawa, Hijriyah, Weton, dan Hari Libur Nasional

Menurut laporan Disparbud, kunjungan serupa akan terus digelar secara bertahap hingga akhir tahun. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Jember merencanakan festival kopi dan pasar budaya pada Agustus mendatang sebagai rangkaian lanjutan dari promosi ini. Festival tersebut akan menggabungkan pertunjukan seni rakyat, pameran produk unggulan, dan demo kopi oleh barista lokal serta petani.

Kehadiran wisatawan asing ini dinilai menjadi indikator positif kebangkitan sektor pariwisata pasca-pandemi. Pemerintah daerah pun berharap kunjungan ini bisa mengangkat citra Jember di mata dunia sekaligus memperkuat perekonomian lokal berbasis potensi budaya dan pertanian.

Ikuti Channel WhatsApp LangsungKlik.id

Advertisement
Advertisement
Seedbacklink affiliate

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *