Pesantren Skill Jember Jadi Lokasi Pelatihan Pengolahan Pakan Ternak, Kolaborasi UNAIR–Yatim Mandiri

Pesantren Skill Jember Jadi Lokasi Pelatihan Pengolahan Pakan Ternak, Kolaborasi UNAIR–Yatim Mandiri
Jasa LangsungKlik.id

LangsungKlik.id, Jember – Pesantren Skill Nurul Hayat Jember menjadi lokasi pelatihan pengolahan pakan ternak domba yang diselenggarakan oleh Lembaga Sosial Yatim Mandiri bekerja sama dengan Universitas Airlangga (UNAIR), Sabtu (14/6/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan kemitraan masyarakat berbasis pendekatan pentahelix, yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Pelatihan ini menyasar para santri, masyarakat umum dan peternak lokal, guna meningkatkan keterampilan dalam memproduksi pakan fermentasi berkualitas dari bahan-bahan alami dan limbah pertanian. Acara ini turut dihadiri oleh Perwakilan Pemerintah Desa, Babinsa, serta sejumlah tokoh masyarakat yang memberikan apresiasi terhadap program pemberdayaan ini.

Baca Juga :  Aksi Nyata PMII Pacitan Salurkan Bantuan Sosial, Sasar Warga Kurang Mampu Secara Door to Door

“Melalui pelatihan ini, kami berharap masyarakat bisa lebih mudah dalam pengadaan pakan ternak, yang selama ini menjadi salah satu beban biaya terbesar dalam beternak.” ujar Fauzan, Koordinator dari Yatim Mandiri.

Tim dari Fakultas Kedokteran Hewan UNAIR hadir memberikan materi praktis dan teoritis, mulai dari teknik fermentasi, pemilihan bahan baku lokal, hingga pengelolaan nutrisi yang sesuai untuk menunjang pertumbuhan domba.

Gambar : Penyampaian Materi tentang pengolahan pakan ternak,
Narasumber Dr. Miyayu Soneta Sofyan drh., M.Vet .

Menurut Dr. Miyayu dari UNAIR, kegiatan ini merupakan bagian dari peran kampus dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. “Kami ingin berbagi pengetahuan sekala kecil, yang nantinya berdampak besar dan dirasakan manfaatnya oleh peternak rakyat,” jelasnya.

Baca Juga :  Kelangkaan BBM Pertalite di Pacitan, Warga Desa Pegunungan Keluhkan Dampak Ekonomi

Pesantren Skill Nurul Hayat Jember dipilih sebagai tempat pelatihan karena perannya yang aktif sebagai pusat kegiatan masyarakat dan pelatihan keterampilan. “Kami membuka diri untuk kolaborasi seperti ini. Pesantren ini memang didesain sebagai pusat pelatihan masyarakat.” ungkap Dafiqul, Kepala Pesantren.

Kegiatan ini menjadi contoh nyata penerapan kolaborasi pentahelix yang berorientasi pada penguatan ekonomi berbasis komunitas. Harapannya, pelatihan ini dapat mendorong terbentuknya ekosistem peternakan yang berkelanjutan dan bisa direplikasi di wilayah lain di Indonesia.

[LangsungKlik.id]

Seedbacklink
Channel WhatsApp LangsungKlik.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

```
×
Install LangsungKlik.id
Akses berita lebih cepat langsung dari layar utama perangkat Anda.
Nanti Saja
```
Dapatkan Notifikasi OK Nanti