LangsungKlik.id – Otoritas Thailand mengekstradisi She Zhijiang, bos jaringan judi online internasional asal China, pada Rabu (12/11/2025). She sebelumnya ditangkap pada Agustus 2022 di Bangkok berdasarkan red notice INTERPOL setelah diduga mengendalikan operasi perjudian online besar di Asia Tenggara.
She, yang juga memiliki paspor Kamboja, disebut memimpin jaringan judi online dengan nilai transaksi mencapai 2,7 triliun yuan atau sekitar Rp6.349 triliun. Operasinya tersebar di beberapa negara, termasuk kawasan ekonomi khusus Shwe Kokko di Myanmar, yang berbatasan langsung dengan Thailand.
Ekstradisi dilakukan setelah Pengadilan Thailand menolak banding terakhir She Zhijiang pada Oktober 2025, memastikan ia dapat dikirim ke China untuk menjalani proses hukum. Pada hari ekstradisi, She dipindahkan dari penjara Bangkok menuju Bandara Suvarnabhumi dan langsung diserahkan ke otoritas China.
Penangkapan She menutup bab panjang penyelidikan internasional terkait jaringan penipuan dan perjudian online yang diduga melibatkan ribuan korban dari berbagai negara. Pemerintah China menilai kasus She sebagai salah satu operasi judol paling masif yang pernah diungkap.
Sementara itu, otoritas Thailand menyebut kerja sama lintas negara menjadi kunci keberhasilan penegakan hukum dalam kasus ini. Di sisi lain, wilayah perbatasan seperti Shwe Kokko tetap menjadi perhatian karena masih rawan digunakan sebagai basis kegiatan ilegal lintas negara.
Dengan ekstradisi ini, proses hukum terhadap She Zhijiang berada sepenuhnya di tangan pemerintah China, sementara investigasi terkait jaringan dan asetnya diperkirakan masih terus berlanjut. (*)







