Media Mitra Kolaborasi Anda - LangsungKlik.id
Media Mitra Kolaborasi Anda - LangsungKlik.id

PAD Jember Tembus Rp1 Triliun, Gus Fawait Tegaskan Perlindungan Ekonomi Rakyat Kecil

Dafiqul Fitrah
PAD Jember Tembus Rp1 Triliun, Gus Fawait Tegaskan Perlindungan Ekonomi Rakyat Kecil
Source : Diskominfo Jember

LangsungKlik.id, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember mencatat capaian penting dalam pengelolaan keuangan daerah. Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jember tahun 2025 untuk pertama kalinya berhasil menembus angka Rp1 triliun. Pencapaian tersebut disampaikan dalam konferensi pers Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jember di Aula Kantor Bapenda, Selasa, (6/1/26).

Kabupaten Jember mencatatkan sejarah baru dengan realisasi PAD mencapai Rp1,024 triliun. Angka ini meningkat tajam dibandingkan periode sebelumnya yang berada di kisaran Rp774 miliar, atau tumbuh sekitar 32,36 persen. Capaian tersebut, dikutip dari Diskominfo Jember, menjadi lonjakan tertinggi sepanjang sejarah penerimaan daerah di Kabupaten Jember.

Baca Juga :  Ribuan Warga Padati Pengajian Akbar Milad ke‑5 GPP Klungkung dan Selamatan Desa

Bupati Jember Gus Fawait menegaskan, kenaikan PAD tidak ditempuh dengan cara menaikkan pajak masyarakat. Pemerintah daerah justru melakukan pelonggaran kebijakan fiskal di sejumlah sektor.

“Kenaikan ini patut kita banggakan karena dicapai tanpa menaikkan pajak. Justru, kami menurunkan beberapa pungutan, seperti retribusi pasar tradisional,” ujar Gus Fawait.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan wujud keberpihakan pemerintah daerah kepada masyarakat kecil. Menurutnya, pedagang pasar tradisional dan pelaku sektor informal memiliki peran besar dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional, termasuk saat krisis moneter 1998, krisis global 2008, hingga pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Pengukuhan Muslimat NU Sukorambi, Ketua PC Muslimat NU Jember Ingatkan Tanggung Jawab sebagai Istri dan Ibu

Untuk memperkuat sektor tersebut, Pemkab Jember menjalankan sejumlah program pemberdayaan, di antaranya gerobak cinta melalui mlijo cinta serta pengembangan kawasan food street. Program ini diarahkan untuk memperluas ruang usaha dan meningkatkan daya saing pelaku ekonomi kecil.

Gus Fawait menekankan, pembangunan ekonomi di Jember tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan angka, tetapi juga pemerataan. Pemerintah daerah berkomitmen memastikan manfaat pembangunan dirasakan hingga tingkat desa dan lapisan masyarakat bawah.

“Filosofi kami jelas. Yang kecil harus kita lindungi dan yang besar harus kita ayomi. Keberhasilan menembus angka Rp 1 triliun ini adalah prestasi kolektif seluruh elemen di Kabupaten Jember,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *