Jasa LangsungKlik.id

Saham BUMI Naik Tajam, Analis Pasang Target Harga Rp280

Saham BUMI Naik Tajam, Analis Pasang Target Harga Rp280

LangsungKlik.id – Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatat kenaikan signifikan pada perdagangan Rabu, 25 Maret 2026. Harga saham melonjak sekitar 8,7 persen ke level Rp224 pada sesi pertama, didorong oleh tingginya aktivitas transaksi serta rekomendasi beli dari analis pasar.

Perdagangan saham BUMI terpantau sangat aktif sejak pembukaan. Volume transaksi mencapai sekitar 1,5 miliar lembar saham dengan puluhan ribu frekuensi perdagangan. Nilai transaksi yang besar serta aksi beli bersih yang tinggi menunjukkan minat investor yang kembali menguat terhadap saham ini.

Ekspansi Bisnis Jadi Sentimen Positif

Kenaikan harga saham BUMI tidak lepas dari langkah perusahaan yang mulai melakukan diversifikasi usaha. Emiten ini tengah mengembangkan bisnis di sektor mineral sebagai strategi mengurangi ketergantungan pada batu bara.

Langkah ekspansi tersebut dinilai sebagai upaya memperkuat fundamental jangka panjang sekaligus meningkatkan aspek ESG perusahaan. Meski kontribusinya belum signifikan dalam waktu dekat, potensi dari sektor mineral dinilai cukup menjanjikan.

Baca Juga :  Dunia Internasional Waspada, Harga Minyak Melonjak Imbas Konflik Iran-Israel

Rekomendasi Buy dan Prospek Kenaikan

Sejumlah analis memberikan rekomendasi buy untuk saham BUMI dengan target harga di kisaran Rp280. Proyeksi ini mencerminkan optimisme terhadap arah bisnis perusahaan ke depan, terutama jika strategi diversifikasi berjalan sesuai rencana.

Namun demikian, investor tetap perlu waspada terhadap pergerakan harga yang fluktuatif. Sepanjang tahun berjalan, saham BUMI masih mengalami tekanan cukup dalam meskipun sempat mencatat harga tinggi di awal tahun.

Risiko dan Peluang Masih Beriringan

Sebagai salah satu saham dengan likuiditas tinggi, BUMI kerap menjadi incaran pelaku pasar, khususnya trader jangka pendek. Kondisi ini membuat pergerakan harga cenderung cepat dan dinamis.

Ke depan, pergerakan saham BUMI diperkirakan akan dipengaruhi oleh sentimen pasar, perkembangan ekspansi bisnis, serta kondisi harga komoditas global. Jika kinerja perusahaan membaik, peluang menuju target harga yang ditetapkan analis masih terbuka. (*)

Channel WhatsApp LangsungKlik.id Seedbacklink

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *