Media Mitra Kolaborasi Anda - LangsungKlik.id
Media Mitra Kolaborasi Anda - LangsungKlik.id

Buaya Kecil Ditangkap di Sungai Bedadung Jember, Kini Diadopsi Jember Mini Zoo

Langsungklik.id
Buaya Kecil Ditangkap di Sungai Bedadung Jember, Kini Diadopsi Jember Mini Zoo

LangsungKlik.id, Jember – Seekor buaya muara berukuran sekitar 1 meter kini resmi diadopsi oleh Jember Mini Zoo pada Jumat, (25/7/25). setelah sempat diamankan selama dua malam di Balai Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi. Buaya tersebut ditangkap warga pada Rabu paginya di bawah Jembatan Sungai Bedadung, Desa Jubung, karena dinilai meresahkan warga sekitar.

Penangkapan dilakukan secara mandiri oleh relawan warga yang merasa khawatir atas keberadaan buaya tersebut. Pasalnya, hewan liar itu sudah sering terlihat muncul ke permukaan sungai selama satu bulan terakhir, tepat di lokasi yang kerap digunakan warga untuk mandi, mencuci, dan memancing.

Baca Juga :  Dunia Internasional Waspada, Harga Minyak Melonjak Imbas Konflik Iran-Israel
Gambar Penangkapan Buaya Muara di Sungai Bedadung oleh Relawan Warga Sekitar

“Buaya ini beberapa kali muncul ke permukaan, kami takut kalau sampai membahayakan anak-anak yang bermain di sungai,” ujar salah satu warga.

Buaya tersebut diketahui merupakan jenis buaya muara (Crocodylus porosus) yang termasuk satwa dilindungi. Setelah berhasil ditangkap, buaya kecil itu diamankan di Balai Desa Jubung untuk sementara, sebelum akhirnya pihak Jember Mini Zoo menyatakan kesediaannya mengadopsi dan merawatnya secara legal.

“Setelah 2 malam bermalam di Balai Desa Jubung, buaya anakan yang ditangkap warga di Sungai Bedadung akhirnya diadopsi Mini Zoo,” ungkap Kepala Desa Jubung, Bhisma Perdana, melalui unggahan di akun media sosialnya pada Jumat (25/7/2025).

Baca Juga :  Iran Klaim Perang Besar Lawan AS, Israel, dan Eropa

Penangkapan buaya ini memicu perhatian publik, terutama di media sosial. Sejumlah komentar warganet memperingatkan kemungkinan keberadaan buaya lain di sekitar sungai. Salah satu komentar menyebut, “Kalau ada anakan, berarti ada induknya. Perlu diwaspadai yang suka menyebrang di area Sungai Bedadung.”

Warga dan pihak desa pun mengimbau agar masyarakat tetap waspada saat beraktivitas di sungai dan segera melapor jika kembali melihat satwa liar serupa. Kejadian ini juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas manusia dan habitat satwa liar. [LangsungKlik.id]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *