Media Mitra Kolaborasi Anda - LangsungKlik.id
Media Mitra Kolaborasi Anda - LangsungKlik.id

Kisah Inspiratif Hariyadi, Ustad MTs Plus Pesantren Skill Jember Jadi Wisudawan Terbaik UIN KHAS Jember

M. Fawaied Aqiel Fahmy
Kisah Inspiratif Hariyadi, Ustad MTs Plus Pesantren Skill Jember Jadi Wisudawan Terbaik UIN KHAS Jember
Hariyadi, Ustadz/Pengajar di MTs Plus Skill Jember

LangsungKlik.id, Jember – Kisah inspiratif datang dari dunia pendidikan Jember. Hariyadi, ustad sekaligus pengajar di MTs Plus Pesantren Skill Jember, berhasil meraih predikat Wisudawan Terbaik pada Wisuda Program Sarjana ke-74 dan Program Magister ke-55 Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, yang digelar di Gedung Kuliah Terpadu, Selasa (27/1/2026).

Hariyadi merupakan lulusan Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN KHAS Jember. Ia menuntaskan studi dengan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,88. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih pencapaian akademik tertinggi.

Ustad muda asal Desa Paleran, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember ini lahir dari keluarga sederhana. Ayahnya, Solikin, bekerja sebagai petani, sementara ibunya, Misnayah, berprofesi sebagai pedagang. Perjuangannya menempuh pendidikan tinggi juga mendapatkan dukungan melalui Beasiswa Pemerintah Kabupaten Jember Jalur Kompetensi yang diterimanya pada 2021.

Baca Juga :  Pernikahan Tak Lagi Jadi Prioritas, Data BPS Ungkap 71 Persen Pemuda Indonesia Masih Lajang

Di tengah kesibukan sebagai mahasiswa, Hariyadi telah lebih dulu mengabdikan diri di dunia pendidikan. Saat ini, ia aktif mengajar di MTs Plus Pesantren Skill Jember. Baginya, menjadi guru bukan sekadar profesi, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan pengabdian ilmu yang dimiliki kepada masyarakat.

Selain unggul secara akademik, Hariyadi dikenal aktif dalam berbagai organisasi. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum IMAQOD (Ikatan Mahasiswa Al-Qodiri) periode 2022–2023. Ia juga aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Unit Bela Diri Mahasiswa (UBM), serta dipercaya sebagai pelatih pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).

Baca Juga :  PKB Jember Soroti Mangkirnya Wabup Djoko di Rapat Paripurna DPRD

Sejumlah prestasi turut mengiringi perjalanannya, di antaranya Juara 1 Lomba Baca Kitab Kuning antar pondok pesantren se-Kabupaten Jember (2018), Juara 1 Lomba Cerdas Cermat antar pondok pesantren (2017), Juara Umum Madin di PP Al-Qodiri 02 (2019), serta Juara 3 Catur tingkat Kabupaten Jember (2018).

Meski telah menyandang predikat wisudawan terbaik, Hariyadi tetap rendah hati dan realistis menatap masa depan. Selain melanjutkan pengabdian sebagai pendidik, ia berencana merintis usaha lele marinasi dan mempersiapkan diri mengikuti seleksi CPNS. Prinsip hidup yang selalu dipegangnya adalah, “If you think you can, you can.”

Baca Juga :  BI Luncurkan Payment ID 17 Agustus, Bisa Lacak Aliran Keuangan Warga RI

Dalam momen wisuda tersebut, Hariyadi juga menyampaikan pesan mendalam kepada mahasiswa lain. Ia mengutip filosofi Confucius yang menurutnya relevan dengan perjalanan hidupnya.

“Terkadang peristiwa-peristiwa yang kita benci, justru mengantarkan kita pada titik yang kita impikan. Seperti kata Confucius, ‘It does not matter how slowly you go as long as you do not stop.’ Artinya, perjalanan yang berat sekalipun tetap akan membawa kita sampai tujuan jika kita tidak menyerah,” ungkap Hariyadi.

Kisah Hariyadi menjadi inspirasi bagi sivitas akademika UIN KHAS Jember dan masyarakat luas bahwa ketekunan, keikhlasan mengabdi, serta keseimbangan antara akademik dan organisasi mampu melahirkan pendidik yang berprestasi dan berkarakter kuat. (*)

Ikuti Channel WhatsApp LangsungKlik.id

Advertisement
Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *