Langsungklikk.id,Gedompol, — 14 Februari 2026 Mahasiswa KKN STKIP Kelompok 01 sukses melaksanakan program kerja bertajuk Revitalisasi Budaya Lokal melalui kegiatan tradisi Megengan di Desa Gedompol, Kecamatan Donorojo Kabupaten Pacitan. Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi bersama SD Negeri Gedompol 1 dan melibatkan seluruh warga sekolah serta masyarakat dari beberapa dusun di wilayah Desa Gedompol.
Tradisi Megengan yang sempat redup ini digelar sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus penguatan nilai kebersamaan masyarakat dan Warga SD gedompol 1. Kegiatan juga dimeriahkan oleh warga Dusun Pudak, Dusun Teken, Dusun Krajan, Dusun Jlamparang, Dusun Tirisan, serta beberapa dusun lainnya yang turut berpartisipasi secara aktif.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kirab tumpeng/ gilingan yang dilanjutkan dengan doa bersama sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kemudian dilanjutkan dengan prosesi ujub-ujub yang sarat makna spiritual dan nilai religius. Tradisi ini menjadi simbol ungkapan terima kasih atas nikmat yang telah diberikan, sekaligus harapan akan keberkahan dan keselamatan bagi seluruh warga desa.
Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Desa Gedompol serta K3S Kec. Donorojo. Pak Nariyanto, M.Pd selaku Kepala Sekolah SD Gedompol 1 dalam sambutanya menyampaikan bahwa revitalisasi budaya Megengan tidak hanya bertujuan menjaga warisan leluhur, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter kepada generasi muda. “Melalui kegiatan ini, anak-anak dan masyarakat diajak untuk mengenal kembali tradisi lokal yang mengandung nilai gotong royong, kebersamaan, serta religiusitas,” ujarnya.
Pihak SD Negeri Gedompol 1 turut mengapresiasi kolaborasi tersebut. Kegiatan ini dinilai mampu menjadi media edukatif yang kontekstual, memperkenalkan budaya daerah secara langsung kepada siswa, sekaligus mempererat hubungan antara sekolah dan masyarakat.
Melalui program revitalisasi budaya lokal ini, Mahasiswa KKN Kelompok 01 berharap tradisi Megengan dapat terus dilestarikan sebagai identitas budaya Desa Gedompol serta menjadi ruang penguatan nilai sosial dan spiritual di tengah masyarakat.(*)







