LangsungKlik.id, Kediri – Sebuah Patung Macan Putih di pertigaan Jalan Raya Kunjang–Badas, Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, viral di media sosial. Bentuk patung yang unik dan dianggap aneh membuat warganet ramai membuat meme dan guyonan di TikTok, Instagram, dan Facebook.
Kepala Desa Balongjeruk, Safii, mengatakan pembangunan patung ini berasal dari usulan warga yang dibahas dalam musyawarah desa, melibatkan pemerintah desa, lembaga desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Patung kemudian disepakati menjadi ikon desa.
Pemdes menegaskan biaya pembangunan tidak memakai dana desa, melainkan dibiayai sepenuhnya oleh Kepala Desa sendiri. Total pengeluaran mencapai Rp 3,5 juta, dengan Rp 2 juta untuk jasa pembuatan patung dan Rp 1,5 juta untuk material.
Pemilihan Macan Putih terkait sejarah dan cerita leluhur desa, sebagai hewan peliharaan yang berperan dalam pembukaan wilayah Desa Balongjeruk. Meski bentuk patung saat ini belum sesuai desain awal, Pemdes berkomitmen memperbaiki agar lebih layak dan sesuai harapan masyarakat.
Viralnya patung ini memicu warganet membuat meme dan komentar lucu, sehingga menjadi sorotan di media sosial. Pemerintah Desa juga membuka ruang bagi masyarakat memberi kritik dan saran untuk menyempurnakan patung sebagai ikon desa.
Dari klarifikasi pihak pemdes ini diharapkan memberi pemahaman publik sekaligus meredam polemik terkait Patung Macan Putih yang viral karena bentuknya yang unik dan lucu. (*)
