LangsungKlik.id, Pacitan – Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pacitan resmi dilantik pada Minggu, (23/11/25). Prosesi pelantikan berlangsung di Gedung Karya Dharma, Pacitan, dipimpin langsung oleh Pimpinan Wilayah IPNU-IPPNU Jawa Timur dan disaksikan jajaran Pemerintah Daerah, tokoh NU, badan otonom (banom), organisasi kepemudaan (OKP), serta Pengurus Anak Cabang se-Kabupaten Pacitan.
Dalam sambutannya, Ketua PC IPNU Pacitan terlantik, Imam Sodikin, menegaskan bahwa masa kepengurusannya akan difokuskan pada pengembangan kreativitas pelajar, penguatan pemanfaatan media digital, serta pembentukan karakter pelajar yang unggul. Ia menekankan bahwa IPNU di Pacitan akan menjadi rumah sekaligus ruang ekspresi bagi para pelajar.
“Kami dan seluruh jajaran pimpinan cabang berkomitmen menghadirkan IPNU sebagai rumah serta ruang mengekspresikan minat dan bakat bagi seluruh pelajar Pacitan melalui proses kaderisasi yang inklusif dan unggul. Kami siap bergerak lebih progresif,” ujar Imam Sodikin.
Sejalan dengan itu, Ketua PC IPPNU Pacitan terlantik, Yayuk, turut menyoroti pentingnya peran pelajar putri dalam membangun lingkungan belajar yang inklusif, religius, dan berdaya. Menurutnya, IPPNU harus menjadi wadah yang mendorong pelajar putri untuk tumbuh, memimpin, dan memberi inspirasi di lingkungan masing-masing.
“IPPNU ini merupakan rumah besar bagi para pelajar putri untuk tumbuh, memimpin, dan menginspirasi. Sebagaimana IPNU, kami juga berkomitmen membangun lingkungan belajar yang inklusif, berakar pada tradisi kaderisasi dan bertumbuh dengan inovasi, sehingga lahir kader IPNU-IPPNU yang unggul dan berdaya,” tutur Yayuk.
Rangkaian pelantikan PC IPNU-IPPNU Pacitan ini juga diisi dengan simposium kaderisasi yang menghadirkan Kiai Mustafid, seorang aktivis IPNU dari Yogyakarta yang telah lama bergiat di bidang kaderisasi di tingkat lokal maupun nasional. Melalui forum tersebut, diharapkan IPNU-IPPNU Pacitan mampu memperkuat peran sebagai garda depan pengkaderan pelajar, sekaligus memperluas gerakan pelajar yang berkarakter, berdaya saing, dan tetap berpijak pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah di Kabupaten Pacitan. (mkls/*)







