LangsungKlik.id, Opini – Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai menggeliat di Kabupaten Jember. Namun di balik tujuan pemenuhan gizi, muncul harapan besar dari kalangan pemuda agar program ini juga mampu membuka lapangan kerja bagi generasi muda di daerah.
Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Sumberbaru menilai dapur MBG yang akan beroperasi seharusnya tidak hanya berfokus pada distribusi makanan, tetapi juga menjadi peluang kerja yang menarik bagi Gen Z lokal. Harapannya, pemuda tidak lagi harus meninggalkan kampung halaman demi mencari penghidupan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jember, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2024 tercatat sebesar 3,23 persen. Angka ini memang mengalami penurunan sebesar 0,078 poin persen dibandingkan Agustus 2023. Meski demikian, perhatian pemerintah terhadap persoalan pengangguran, khususnya di kalangan pemuda, tetap menjadi kebutuhan mendesak.
Di Kecamatan Sumberbaru, tidak sedikit pemuda yang terpaksa merantau ke luar daerah, bahkan hingga ke luar negeri, demi mendapatkan pekerjaan. Kondisi ini mendorong PAC GP Ansor Sumberbaru berharap program MBG dapat menjadi bagian dari solusi nyata.
Ketua PAC GP Ansor Sumberbaru, Eko Wahyudi, menegaskan bahwa program dapur MBG semestinya diprioritaskan pula sebagai ruang pemberdayaan tenaga kerja lokal.
“Program Dapur Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Sumberbaru seharusnya juga menjadi peluang kerja yang menarik bagi Gen Z lokal, agar pemuda tidak terus terpaksa mencari pekerjaan hingga ke luar pulau atau bahkan ke luar negeri,” ujarnya.
Menurutnya, peran Gen Z sangat menentukan arah masa depan bangsa. Generasi muda hari ini adalah calon pemimpin yang kelak menjadi nahkoda negeri. Karena itu, sudah semestinya negara hadir dan memberi ruang agar mereka dapat tumbuh serta berkontribusi di daerahnya sendiri.
Harapan ini semakin relevan mengingat MBG merupakan program besar berskala nasional yang memiliki potensi kuat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Di Kabupaten Jember, beberapa dapur MBG telah beroperasi, dan sejumlah dapur lainnya dijadwalkan segera menyusul, termasuk di Kecamatan Sumberbaru dan wilayah lainnya.
“Kami memohon kepada pihak berwenang agar lebih peduli pada Gen Z dan para pemuda, khususnya di Sumberbaru. Jangan sampai program sebesar ini melewatkan kesempatan emas untuk menahan pemuda terbaik agar tetap bekerja dan membangun kampung halamannya,” pungkas Eko Wahyudi penuh harap. (*red)
