Media Mitra Kolaborasi Anda - LangsungKlik.id
Media Mitra Kolaborasi Anda - LangsungKlik.id

IHSG Diprediksi Tembus 8.400, Ini Rekomendasi Saham Pilihan Pekan Ini

Langsungklik.id
IHSG Diprediksi Tembus 8.400, Ini Rekomendasi Saham Pilihan Pekan Ini
Gambar Ilustasi

LangsungKlik.id, Finance – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan penguatan dan berpotensi menembus level psikologis 8.400 dalam perdagangan pekan ini. Optimisme pasar didorong oleh arus modal asing yang kembali masuk, rilis laporan keuangan emiten, dan stabilitas makroekonomi nasional yang relatif terjaga.

Pada perdagangan Senin (10/11/2025), IHSG dibuka menguat di level 8.443,32 poin dan sempat menyentuh rekor tertinggi intraday di 8.455,94 poin. Penguatan ini memperpanjang tren positif sejak awal kuartal IV/2025, di mana indeks terus bergerak naik di tengah sentimen positif global.

Baca Juga :  IHSG Anjlok 1,28 Persen Pasca Reshuffle Kabinet, Saham Bank Jadi Penekan Utama

Analis Ciptadana Sekuritas dalam riset terbarunya memproyeksikan IHSG dapat mencapai level 8.400 hingga akhir tahun 2025. Prospek tersebut didukung oleh valuasi pasar yang masih menarik dan pertumbuhan laba bersih sejumlah emiten besar, khususnya di sektor perbankan dan infrastruktur. “Kami memperkirakan sektor keuangan dan energi akan menjadi penggerak utama IHSG dalam jangka menengah,” tulis analis dalam laporan tersebut.

Dari sisi teknikal, IHSG kini berada pada area support di kisaran 8.150 poin dan resistance di 8.400 poin. Jika level ini berhasil ditembus secara konsisten, maka target jangka pendek berikutnya berada di 8.500 poin. Sementara, tekanan jual masih berpotensi muncul dari investor yang melakukan profit taking setelah kenaikan beruntun dua pekan terakhir.

Baca Juga :  Di Tengah Awan Gelap Ekonomi Global, IHSG Tetap Melonjak

Beberapa saham yang direkomendasikan analis untuk pekan ini antara lain BBRI, BMRI, dan BBCA dari sektor perbankan, serta ISAT dan TLKM di sektor telekomunikasi. Untuk sektor pertambangan, MDKA dan MBMA juga dinilai menarik seiring rebound harga komoditas global.

Investor disarankan untuk tetap mencermati pergerakan asing dan data ekonomi makro seperti inflasi dan nilai tukar rupiah. Jika tren penguatan berlanjut, IHSG berpotensi mencatatkan level tertinggi baru tahun ini dan memperkuat keyakinan pasar terhadap prospek ekonomi Indonesia di tahun 2025. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *