Jasa LangsungKlik.id

PC PMII Jember Mengecam Keras Krisis Etika DPRD kabupaten jember

Press Release PMII Jember, oleh : Fahrurrozi (Ketua Bidang Gerakan PC PMII Jember)

PC PMII Jember Mengecam Keras Krisis Etika DPRD kabupaten jember

Di tengah seriusnya perbincangan stunting, krisis pelayanan kesehatan, dan gizi buruk di Kabupaten Jember, muka publik disuguhkan pemandangan yang sangat memalukan dari forum resmi DPRD Kabupaten Jember. Rapat dengar pendapat yang semestinya menjadi ruang solusi atas ancaman masa depan generasi Jember ini malah dinodai tindakan tidak etis oleh anggota dewan yang bermain game dan merokok saat hearing stunting berlangsung.

Kami sangat menyayangkan kejadian tersebut. Kami menilai ini bukan sekadar tindakan etika biasa, melainkan bentuk penyimpangan dan penghinaan terhadap masyarakat kecil yang per hari ini dipaksa hidup dalam keterbatasan akses kesehatan dan ancaman stunting terhadap anak-anak.

Di balik angka stunting ada ancaman hilangnya kualitas generasi, adanya peningkatan kemiskinan struktural, hingga rusaknya masa depan daerah. Maka, bilamana forum pembahasan stunting saja diperlakukan dengan sikap yang tidak senonoh, yang dipermainkan sejatinya adalah masyarakat Jember itu sendiri.

Maka dari itu, kami PC PMII Jember dengan tegas menyatakan:

  1. Mengecam keras tindakan anggota DPRD Jember yang diduga main game dan merokok di saat hearing stunting dan pelayanan kesehatan berlangsung.
  2. Mendesak Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Jember untuk segera melakukan pemeriksaan etik yang objektif tanpa perlindungan politik.
  3. Mengecam tegas adanya pemberian sanksi terhadap yang bersangkutan sebagai tanggung jawab moral terhadap publik.
  4. Mendesak pimpinan DPRD Kabupaten Jember untuk tidak menormalisasi tindakan non-etis di dalam forum resmi DPRD.
Baca Juga :  Aplikasi Deteksi Dini Kanker dengan AI: Antara Potensi Revolusi dan Realita Akurasi Diagnosa

Kami tidak ingin DPRD Kabupaten Jember hanya sebagai panggung seremonial tanpa adanya empati terhadap derita yang dialami masyarakat. Wakil rakyat yang semestinya hadir dengan serius, berpihak, dan bertanggung jawab, bukan malah mempertontonkan sikap senonoh di tengah pembahasan yang serius.

Apabila tindakan tersebut tidak diproses secara serius, maka kami menganggap DPRD Kabupaten Jember telah cacat sebagai lembaga legislatif, cacat menjaga kehormatan institusi, serta kehilangan sensitivitas terhadap penderitaan masyarakat. (Bidang Gerakan PC PMII Jember/*)

Seedbacklink
Channel WhatsApp LangsungKlik.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan Notifikasi OK Nanti