LangsungKlik.id, Pacitan – Dua nelayan asal Desa Jetak, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, dilaporkan hilang saat melaut di perairan selatan Pacitan. Perahu yang digunakan keduanya ditemukan tanpa awak di sekitar Pantai Watu Murep, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo.
Kedua nelayan tersebut diketahui bernama Mislan dan Budianto. Keduanya berangkat melaut pada Senin (12/10/26) sekitar pukul 16.00 WIB.
Keberadaan keduanya mulai dicari setelah seorang nelayan yang sedang menarik jaring menemukan mesin perahu beserta alat tangkap ikan di sekitar Pantai Watu Murep pada Selasa (13/10/26) sekitar pukul 02.30 WIB.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa. Warga bersama nelayan lainnya melakukan penyisiran hingga menemukan badan perahu yang diduga milik Mislan dan Budianto.
Namun, kedua nelayan tidak berada di atas perahu maupun di sekitar lokasi penemuan. Hingga Rabu (14/10/26), keduanya masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Pencarian Terkendala Gelombang Tinggi
Kepala Tim SAR Trenggalek Muhammad Jazuli Prasetyo mengatakan tim menerima laporan mengenai hilangnya kedua nelayan tersebut dan langsung melakukan pencarian.
“Dari keterangan awal, kedua nelayan yang dilaporkan hilang ini diindikasikan hendak kembali ke TPI Tawang. Kami menduga mereka mengalami kesulitan menentukan jalur kembali akibat jarak pandang terbatas di malam hari, dipicu juga oleh gelombang laut yang cukup tinggi,” ujar Jazuli, Rabu (14/10/26).
Menurut informasi yang dihimpun, kedua nelayan sebelumnya hendak kembali menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tawang setelah selesai melaut.
Kondisi gelombang tinggi di perairan selatan Pacitan menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian. Tim SAR belum dapat memaksimalkan penyisiran di tengah laut demi mempertimbangkan keselamatan personel.
“Kami belum bisa memaksimalkan penyisiran di tengah laut karena gelombangnya cukup tinggi. Demi keselamatan personel, fokus saat ini kita maksimalkan melalui pemantauan dari jalur darat dan pesisir pantai,” jelas Jazuli.
Tim Gabungan Perluas Pencarian
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, antara lain SAR Trenggalek, BPBD Kabupaten Pacitan, Polres Pacitan, TNI, serta komunitas nelayan setempat.
Penyisiran dilakukan melalui kawasan pesisir sambil memantau kondisi perairan. Pencarian di tengah laut akan dilakukan kembali setelah kondisi cuaca dan gelombang dinilai aman bagi tim penyelamat.
Sebelumnya, laporan kepolisian menyebut warga dan nelayan setempat juga telah melakukan pencarian setelah menemukan mesin serta peralatan tangkap milik korban. Tim kemudian berkoordinasi dengan BPBD, Kamladu, dan Basarnas untuk memperluas operasi pencarian.
Hingga saat ini, keberadaan Mislan dan Budianto belum diketahui. Tim SAR gabungan bersama masyarakat pesisir masih melakukan pencarian dan pemantauan di sekitar perairan Pantai Watu Murep. (*)



