Jember Siap Punya Kawasan Ikonik? Jalan Kartini Disiapkan Saingi Malioboro dan Kayutangan

Jember Siap Punya Kawasan Ikonik? Jalan Kartini Disiapkan Saingi Malioboro dan Kayutangan
Kondisi Jl.Kartini saat ini sedang bertransformasi menjadi pusat kuliner baru (Food Street) yang dirancang sebagai ikon wisata malam di Jember

LangsungKlik.id, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember tengah menyiapkan Jalan R.A. Kartini sebagai pusat kuliner modern atau Food Street yang diproyeksikan menjadi ikon wisata malam baru di kota tersebut. Proyek revitalisasi kawasan ini dilakukan dengan konsep pedestrian dan pemasangan cobble stone yang disebut memiliki nuansa seperti Jalan Malioboro dan Kayutangan Heritage.

Penataan Jalan Kartini dilakukan sepanjang 2026 dengan target menjadikan kawasan tersebut sebagai pusat kuliner, ruang publik modern, sekaligus destinasi wisata malam baru di Jember. Pemerintah juga ingin mendorong pertumbuhan UMKM dan mempercantik wajah pusat kota.

Jalan Kartini sendiri berada di kawasan strategis pusat kota, membentang dari sisi selatan Alun-Alun Jember hingga perempatan Jalan Trunojoyo, Kecamatan Kaliwates. Kawasan tersebut selama ini dikenal ramai dengan aktivitas kuliner dan menjadi salah satu titik keramaian masyarakat.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan proyek Food Street Jalan Kartini dirancang secara serius agar menjadi pusat wisata kuliner sekaligus ikon baru Kabupaten Jember.

“Membangun jalan itu mudah, tinggal aspal atau beton saja. Tapi karena ini dirancang sebagai daya tarik wisata kuliner, perlu ketelitian dan proses yang matang. Insya Allah, akhir tahun ini sudah bisa selesai,” kata Muhammad Fawait saat meninjau proyek Jalan Kartini.

Menurutnya, pemerintah tidak ingin terburu-buru dalam pembangunan karena kawasan tersebut dipersiapkan sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat dalam jangka panjang.

“Kami tidak ingin terburu-buru namun hasilnya tidak maksimal. Semuanya harus ditata dengan baik, dibangun dengan kualitas tinggi, sehingga nantinya benar-benar menjadi simbol keramaian sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat Kabupaten Jember,” ujarnya.

Selain pembangunan jalur pedestrian dan penataan trotoar, kawasan Jalan Kartini nantinya juga akan dilengkapi area hiburan malam seperti pertunjukan musik dan aktivitas publik lainnya untuk menarik wisatawan serta masyarakat lokal.

Di sepanjang kawasan tersebut juga terdapat sejumlah titik penting, salah satunya Gereja Katolik Santo Yusup, serta berbagai pusat kuliner yang selama ini ramai dikunjungi warga.

Sementara itu, Plt Kepala DPUPR Jember Arif Liyantono menegaskan pembangunan proyek tetap memperhatikan kondisi sosial dan aktivitas masyarakat sekitar.

“Target fisik memang penting, namun menghormati kegiatan sosial-keagamaan di lingkungan sekitar adalah prioritas yang tidak bisa ditawar,” kata Arif Liyantono terkait proyek penataan Jalan Kartini.

Jika proyek revitalisasi berjalan sesuai target hingga akhir 2026, Jalan Kartini berpotensi menjadi salah satu pusat wisata malam terbesar di Jember sekaligus penggerak ekonomi baru bagi pelaku UMKM dan sektor pariwisata daerah. (*)

Exit mobile version
Dapatkan Notifikasi OK Nanti