APBN Defisit Rp240,1 Triliun, Menkeu Suahasil: Masih Terkendali

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan kinerja APBN untuk pertama kalinya setelah menjabat, dengan defisit mencapai Rp240,1 triliun atau 0,93 persen dari PDB.

Ardinata
Indra Hermawan
Tim Redaksi LangsungKlik.id
Ardinata & Indra Hermawan
Ardinata
Ardinata Jurnalis
Indra Hermawan
Indra Hermawan Editor

LangsungKlik.id, Jakarta – Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mengalami defisit Rp240,1 triliun hingga Agustus 2026. Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyebut kondisi APBN masih terkendali meski belanja negara lebih besar dibandingkan pendapatan.

Defisit tersebut setara dengan 0,93 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Data itu disampaikan Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa di Kementerian Keuangan, Jumat (18/9/2026).

Pendapatan Negara Tumbuh 25,4 Persen

Realisasi pendapatan negara hingga Agustus 2026 mencapai Rp2.055,6 triliun atau 65,2 persen dari target yang ditetapkan dalam APBN.

Advertisement
Baca Juga :  Pidato Kenegaraan 2026, Prabowo Ungkap 121 Kebijakan Transformatif Selama 21 Bulan

Pendapatan tersebut tumbuh 25,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, realisasi belanja negara mencapai Rp2.295,7 triliun atau 59,7 persen dari pagu anggaran.

Belanja negara tercatat tumbuh 17,1 persen secara tahunan. Selisih antara pendapatan dan belanja inilah yang membuat APBN mengalami defisit Rp240,1 triliun.

Keseimbangan Primer Masih Positif

Di tengah defisit tersebut, pemerintah mencatat keseimbangan primer masih berada di posisi positif. Hingga Agustus 2026, keseimbangan primer mencapai Rp154 triliun.

Suahasil mengatakan kinerja APBN masih berada dalam kondisi yang kuat dengan defisit yang tetap terkendali.

Baca Juga :  Starlink Setop Terima Pengguna Baru di Indonesia, Picu Harapan dan Tantangan bagi Kompetisi Lokal

“Hingga akhir Agustus kinerja APBN itu tetap kuat dengan keseimbangan primer positif, defisit tetap dalam batasan terkendali,” kata Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa, Jumat (18/9/2026).

Advertisement

Posisi defisit pada akhir Agustus tersebut sedikit meningkat dibandingkan akhir Juli 2026 yang mencapai Rp235,6 triliun atau 0,91 persen terhadap PDB.

Namun, defisit Agustus 2026 masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada Agustus 2025, defisit APBN tercatat Rp321,3 triliun atau 1,35 persen terhadap PDB.

Pemerintah tetap memantau perkembangan ekonomi global yang dapat memengaruhi kondisi fiskal, termasuk dinamika konflik di Timur Tengah dan kebijakan suku bunga Amerika Serikat.

Baca Juga :  Tragedi Demo DPR 28 Agustus: Ojol Tewas Terlindas Kendaraan Taktis Brimob

Kinerja APBN hingga Agustus 2026 menjadi salah satu indikator penting untuk melihat kondisi fiskal Indonesia menjelang akhir tahun. Pemerintah masih memiliki ruang untuk menjaga keseimbangan antara penerimaan, belanja, dan pembiayaan dalam menghadapi perkembangan ekonomi berikutnya. (*)

Advertisement
Ikuti Channel WhatsApp LangsungKlik.id
Dapatkan berita terbaru, informasi terkini, dan kabar pilihan LangsungKlik.id langsung melalui WhatsApp.
Ikuti Sekarang
Ardinata
Ardinata
Jurnalis LangsungKlik.id yang berfokus pada penyajian informasi dan berita aktual, akurat, dan berimbang. Setiap informasi disusun berdasarkan fakta dan sumber yang kredibel dengan mengutamakan ketepatan, objektivitas, serta kebutuhan pembaca.
Advertisement
BACA JUGA
BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

E-Koran Edisi 15/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 09/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 09/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...
Advertisement