LangsungKlik.id, Jember – Kabupaten Jember bersiap menghadapi gelombang besar peserta TAJEMTRA 2026. Sebanyak 25.613 peserta telah terdaftar untuk mengikuti gerak jalan tradisional yang digelar Sabtu (5/9/26) dengan rute sekitar 30 kilometer dari Alun-Alun Tanggul menuju Alun-Alun Jember.
Jumlah peserta tahun ini menjadi yang tertinggi dalam penyelenggaraan TAJEMTRA sepanjang periode 2015 hingga 2026. Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.
Pada 2025, jumlah peserta tercatat sebanyak 15.171 orang, sedangkan pada 2024 sebanyak 15.155 peserta. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, peserta TAJEMTRA 2026 bertambah 10.442 orang atau sekitar 68,8 persen.
Lonjakan tersebut membuat penyelenggara dan pemerintah daerah harus menyiapkan berbagai kebutuhan, mulai dari pengamanan peserta, pengaturan lalu lintas hingga pelayanan di sepanjang jalur yang akan dilewati.
TAJEMTRA 2026 dijadwalkan mulai diberangkatkan sekitar pukul 13.00 WIB dari Alun-Alun Tanggul. Puluhan ribu peserta kemudian berjalan menuju pusat Kabupaten Jember melalui jalur yang telah ditentukan.
Jalur Dipadati Puluhan Ribu Peserta
Dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 25 ribu orang, kepadatan diperkirakan tidak hanya terjadi di titik pemberangkatan dan garis finis. Sejumlah ruas jalan yang menjadi lintasan juga akan dipenuhi peserta maupun masyarakat yang menyaksikan kegiatan tersebut.
Untuk mengantisipasi kepadatan, rekayasa lalu lintas telah disiapkan. Penutupan sejumlah jalur dilakukan secara bertahap mulai sekitar pukul 10.00 WIB, sebelum rombongan peserta bergerak dari Tanggul.
Pengguna jalan yang tidak berkepentingan dengan kegiatan TAJEMTRA diimbau memperhatikan informasi pengalihan arus dan memilih jalur alternatif selama kegiatan berlangsung.
Kesiapan pengamanan juga menjadi perhatian karena peserta akan bergerak dalam jumlah besar dan menempuh jarak yang cukup panjang. Petugas gabungan disiapkan untuk mengatur arus lalu lintas sekaligus memastikan perjalanan peserta tetap aman hingga mencapai garis finis.
Tak Sekadar Gerak Jalan
TAJEMTRA 2026 juga diarahkan menjadi bagian dari pengembangan sport tourism di Kabupaten Jember. Kehadiran puluhan ribu peserta dinilai berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di sepanjang jalur.
Pedagang dan pelaku UMKM dapat memanfaatkan tingginya mobilitas masyarakat untuk menawarkan berbagai produk, makanan, minuman hingga kebutuhan peserta selama perjalanan.
Besarnya jumlah peserta juga menunjukkan bahwa TAJEMTRA masih memiliki daya tarik kuat bagi masyarakat. Selain menjadi agenda olahraga dan tradisi tahunan, kegiatan ini menjadi ruang interaksi masyarakat dari berbagai daerah.
Penyelenggara turut menyiapkan sejumlah kategori penghargaan, mulai dari lomba perorangan dan beregu, kategori pelajar, yel-yel terbaik, best costume hingga konten kreatif.
Total uang pembinaan yang disiapkan mencapai sekitar Rp100 juta, ditambah doorprize dengan nilai sekitar Rp100 juta. Hadiah tersebut termasuk dua unit sepeda motor.
Dengan jumlah peserta yang menembus 25.613 orang, TAJEMTRA 2026 diperkirakan menjadi salah satu kegiatan dengan konsentrasi massa terbesar di Jember tahun ini.
Bagi masyarakat, terutama pengguna jalan yang tidak mengikuti kegiatan, persiapan perjalanan menjadi penting. Rekayasa lalu lintas dan penutupan sejumlah ruas akan membuat kondisi jalan berbeda dari hari biasanya.
Sementara bagi peserta, tantangan utama bukan hanya menyelesaikan rute sekitar 30 kilometer, tetapi juga menjaga kondisi fisik hingga mencapai finis di pusat Kabupaten Jember.
TAJEMTRA 2026 pun bukan sekadar mencatat rekor jumlah peserta. Puluhan ribu orang yang bergerak dari Tanggul menuju Jember akan menjadi pemandangan tersendiri sekaligus menguji kesiapan daerah dalam mengelola kegiatan dengan skala massa yang semakin besar.*



