Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, BRIN Sebut Asap Tebal Bisa Menyebar Ke Negara Lain

Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi berulang di kawasan Selat Sunda. Aktivitas vulkanik tersebut menghasilkan asap tebal yang berpotensi terbawa angin hingga ke wilayah negara lain.

Mario Sabilillah
Indra Hermawan
Tim Redaksi LangsungKlik.id
Mario Sabilillah & Indra Hermawan
Mario Sabilillah
Mario Sabilillah Jurnalis
Indra Hermawan
Indra Hermawan Editor

LangsungKlik.id, Lampung Selatan – Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi berulang sejak Jumat (4/9/26) hingga Sabtu (5/9/26) dini hari. Aktivitas tersebut terjadi di kawasan Selat Sunda dan disertai keluarnya material vulkanik serta asap tebal.

Advertisement

Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau menjadi perhatian karena kolom asap dan material yang dikeluarkan gunung api dapat dipengaruhi kondisi angin. Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyebut asap tebal dari aktivitas tersebut berpotensi terbawa angin ke berbagai wilayah, termasuk negara lain.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa dampak aktivitas gunung api tidak selalu terbatas di sekitar lokasi erupsi. Pergerakan atmosfer dan arah angin menjadi faktor penting dalam menentukan ke mana material vulkanik, terutama abu dan asap, dapat bergerak.

Baca Juga :  AI Berhasil Retas Sistem Operasi Teraman di Dunia, Pakar Soroti Ancaman Siber Baru

Gunung Anak Krakatau sendiri berada di kawasan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra. Aktivitas vulkaniknya terus dipantau oleh lembaga terkait untuk mengantisipasi perubahan kondisi dan potensi dampaknya terhadap masyarakat.

Dalam perkembangan terbaru, kamera pemantau Gunung Anak Krakatau dilaporkan mengalami kerusakan setelah terkena lontaran material erupsi. Meski demikian, status Gunung Anak Krakatau tetap berada pada Level III atau Siaga.

Advertisement

Masyarakat maupun wisatawan di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau diimbau memperhatikan informasi resmi dari otoritas terkait dan tidak mendekati kawasan yang telah ditetapkan sebagai area berbahaya.

Baca Juga :  Pencarian 5 Jurnalis Hilang Di Selat Sunda Diperluas, Tim SAR Masih Berupaya Menemukan Korban

Pemantauan terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau terus dilakukan mengingat karakter erupsinya yang dapat berubah. Informasi mengenai arah penyebaran asap dan material vulkanik juga menjadi penting, terutama bagi wilayah yang berada pada jalur pergerakan angin. (*)

Ikuti Channel WhatsApp LangsungKlik.id
Dapatkan berita terbaru, informasi terkini, dan kabar pilihan LangsungKlik.id langsung melalui WhatsApp.
Ikuti Sekarang
Mario Sabilillah
Mario Sabilillah
Jurnalis LangsungKlik.id yang berfokus pada penyajian informasi dan berita aktual, akurat, dan berimbang. Setiap informasi disusun berdasarkan fakta dan sumber yang kredibel dengan mengutamakan ketepatan, objektivitas, serta kebutuhan pembaca.
Advertisement
BACA JUGA
BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

E-Koran Edisi 23/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 15/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 09/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...
Advertisement