Jasa LangsungKlik.id

Rekrutmen 30.000 Manajer Koperasi Desa Dibahas Seskab dan Menteri Koperasi, Target Serap 800 Ribu Tenaga Kerja

Rekrutmen 30.000 Manajer Koperasi Desa Dibahas Seskab dan Menteri Koperasi, Target Serap 800 Ribu Tenaga Kerja
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kiri) menerima Menteri Koperasi Ferry Juliantono di kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Senin (20/4/2026). @sekretariat.kabinet

LangsungKlik.id, Jakarta – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima Menteri Koperasi Ferry Juliantono di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Senin (20/4/2026) malam. Pertemuan tersebut membahas perkembangan rekrutmen nasional 30.000 manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih yang berlangsung pada 15–24 April 2026.

Program rekrutmen ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi desa melalui pembentukan koperasi modern yang dikelola secara profesional. Para manajer yang terpilih nantinya akan bertanggung jawab memimpin operasional koperasi desa, termasuk mengelola anggota dan aktivitas usaha di tingkat lokal.

Baca Juga :  Mulai 1 Agustus 2025, Pajak Kripto Naik Jadi 0,21%, Siap-Siap para Investor!

Dalam skema yang dirancang, setiap koperasi desa akan dipimpin oleh satu manajer dan didukung minimal 10 tenaga kerja yang berasal dari warga setempat. Dengan target pembangunan 80.000 koperasi secara bertahap, program ini diproyeksikan mampu membuka sedikitnya 800 ribu lapangan pekerjaan baru di seluruh Indonesia.

Setelah tahap pendaftaran ditutup, para pelamar akan melalui proses seleksi sebelum mengikuti pelatihan manajerial dan perkoperasian selama kurang lebih dua bulan. Pelatihan ini bertujuan memastikan para manajer memiliki kompetensi dalam mengelola koperasi secara efektif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Batas Keamanan Telemedicine: Kapan Harus ke Dokter Spesialis Tatap Muka dan Kapan Cukup Konsultasi Online?

Para manajer yang lolos akan bekerja di bawah koordinasi lintas kementerian dan lembaga, khususnya Kementerian Koperasi dan BUMN. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola koperasi sekaligus memastikan program berjalan sesuai dengan target pembangunan ekonomi nasional.

Pemerintah menilai kehadiran Koperasi Desa Merah Putih dapat mempercepat perputaran ekonomi di tingkat desa. Sistem koperasi ini memungkinkan distribusi barang dan hasil produksi dilakukan tanpa perantara, sehingga harga jual lebih menguntungkan bagi masyarakat desa.

Dengan adanya program ini, pemerintah berharap desa tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mandiri dan berdaya saing. (*)

Channel WhatsApp LangsungKlik.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan Notifikasi OK Nanti