Pak Pur Polisi Baik Ungkap Alasan Matikan Monetisasi YouTube Setelah Didatangi Petugas

Ipda Purnomo memilih menonaktifkan monetisasi YouTube mulai Oktober 2026 setelah didatangi petugas dari sebuah instansi pemerintah yang menanyakan sejumlah hal terkait penghasilan dan asetnya.

Martian B. Kurniawan
Indra Hermawan
Tim Redaksi LangsungKlik.id
Martian B. Kurniawan & Indra Hermawan
Martian B. Kurniawan
Martian B. Kurniawan Jurnalis
Indra Hermawan
Indra Hermawan Editor

LangsungKlik.id, Lamongan – Ipda Purnomo, anggota Polres Lamongan yang dikenal dengan sebutan Pak Pur Polisi Baik, memutuskan menonaktifkan fitur monetisasi atau AdSense pada kanal YouTube Purnomo Belajar Baik mulai Oktober 2026.

Keputusan tersebut diambil setelah Purnomo mengaku didatangi seorang petugas perempuan pada Senin (28/9/2026). Petugas tersebut disebut membawa surat tugas dan menanyakan secara rinci mengenai penghasilan dari YouTube serta sejumlah aset yang dimiliki Purnomo.

Advertisement

Namun, Purnomo menegaskan bahwa orang yang datang ke rumahnya tersebut bukan petugas pajak, meskipun sebelumnya muncul informasi yang mengaitkan kedatangan tersebut dengan urusan perpajakan. Hal itu disampaikan Purnomo kepada kumparan pada Rabu (30/9/2026).

Baca Juga :  Lailatul Ijtima’ NU Sukorambi: Kegiatan Keagamaan Penuh Keberkahan

Didatangi Petugas dan Ditanya Soal Penghasilan

Purnomo menceritakan, petugas yang datang menanyakan berbagai informasi, mulai dari penghasilan YouTube, kepemilikan kendaraan, harga dan merek telepon seluler, laptop, hingga biaya Wi-Fi setiap bulan.

Petugas tersebut juga meminta rincian penghasilan dalam periode tertentu. Purnomo kemudian memilih menyerahkan buku rekening pribadinya agar riwayat transaksi dan pemasukan dapat diperiksa secara langsung.

Kepada detikJatim, Purnomo mengatakan petugas tersebut juga memintanya mengisi beberapa lembar formulir. Purnomo menyebut dirinya akhirnya memberikan rekening untuk mempermudah proses pemeriksaan.

Purnomo kemudian menyampaikan bahwa identitas instansi yang datang belum ingin disebutkannya. Kepada kumparan, dia mengatakan akan menjelaskan lebih lanjut mengenai siapa petugas tersebut dan tujuan kedatangannya pada Jumat.

Baca Juga :  Meski Diguyur Hujan, Antusiasme Peserta Warnai Hari Ketiga PEKKA UIMSYA 2025

Bukan Tutup YouTube, Hanya Matikan Monetisasi

Setelah kejadian tersebut, Purnomo sempat mempertimbangkan untuk menutup kanal YouTube Purnomo Belajar Baik. Namun, rencana itu urung dilakukan setelah banyak masyarakat dan pelanggan kanal meminta agar kontennya tetap dilanjutkan.

Advertisement

Karena itu, Purnomo memilih hanya menonaktifkan AdSense. Kanal YouTube tetap aktif dan kegiatan membuat konten sosial tetap berjalan.

Purnomo menjelaskan bahwa keputusan tersebut juga berkaitan dengan keinginannya menjaga niat dalam membuat konten sosial. Dia tidak ingin kegiatan sosial yang selama ini dilakukan kemudian dikaitkan dengan keuntungan pribadi dari YouTube.

Baca Juga :  SMK Sunan Kalijogo Randuagung Gelar Pra MPLS, Perkuat Sinergi Sekolah dan Orang Tua dalam Membentuk Karakter Siswa

Dalam pernyataannya kepada kumparan, Purnomo menjelaskan bahwa dirinya tidak ingin muncul anggapan bahwa kegiatan sosial yang dilakukan hanya karena mendapatkan penghasilan dari YouTube.

Advertisement

Menurut laporan kumparan, pendapatan AdSense kanal Purnomo disebut berada di kisaran Rp20 juta hingga Rp25 juta per bulan sejak dirinya lulus sekolah perwira. Meski demikian, Purnomo menyatakan pendapatan tersebut selama ini berkaitan dengan pembiayaan kegiatan sosial yang dijalankannya.

Purnomo tetap akan melanjutkan aktivitas sosial dan produksi konten di kanal Purnomo Belajar Baik. Kanal tersebut selama ini dikenal melalui konten bantuan kepada masyarakat, termasuk kegiatan merawat ODGJ dan membantu warga yang membutuhkan. (*)

Ikuti Channel WhatsApp LangsungKlik.id
Dapatkan berita terbaru, informasi terkini, dan kabar pilihan LangsungKlik.id langsung melalui WhatsApp.
Ikuti Sekarang
Martian B. Kurniawan
Martian B. Kurniawan
Jurnalis LangsungKlik.id yang berfokus pada penyajian informasi dan berita aktual, akurat, dan berimbang. Setiap informasi disusun berdasarkan fakta dan sumber yang kredibel dengan mengutamakan ketepatan, objektivitas, serta kebutuhan pembaca.
Advertisement
BACA JUGA
BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

E-Koran Edisi 01/10/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 23/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 15/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...
Advertisement