46 Mahasiswa STAI NU Pacitan Jalani KKN Di Tiga Desa, Bawa Misi Pemberdayaan Potensi Lokal

KKN berlangsung selama satu bulan di Kecamatan Donorojo dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat dan penguatan pendidikan agama.

Heri Nur Cahyono
Indra Hermawan
Tim Redaksi LangsungKlik.id
Heri Nur Cahyono & Indra Hermawan
Heri Nur Cahyono
Heri Nur Cahyono Jurnalis
Indra Hermawan
Indra Hermawan Editor

LangsungKlik.id, Pacitan – Sebanyak 46 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAI NU) Pacitan diterjunkan untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun Akademik 2026/2027 di tiga desa di Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, mulai 1 hingga 30 November 2026.

Program pengabdian tersebut mengangkat tema Inovasi Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal dan Peningkatan Kualitas Pendidikan Agama yang Berkelanjutan.

Tiga desa yang menjadi lokasi KKN yakni Desa Donorojo, Desa Sekar, dan Desa Klepu. Selama menjalankan pengabdian, mahasiswa diminta menyusun dan melaksanakan program yang menyesuaikan kebutuhan serta potensi masyarakat di masing-masing wilayah.

Advertisement

Mahasiswa Diminta Jaga Sikap Selama KKN

Ketua STAI NU Pacitan, Luqman Hadi, mengingatkan mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan lingkungan selama menjalankan KKN.

Advertisement
Baca Juga :  GMNI Minta Standarisasi BUMDes Dipermudah demi Kemitraan MBG.

Ia meminta mahasiswa menjaga etika, sopan santun, serta menghormati masyarakat, terutama para tokoh dan warga yang lebih tua.

“Selama KKN satu bulan penuh, saya menitipkan pesan agar menjaga sikap di masyarakat, sopan santun terhadap yang lebih tua. Kalian beradaptasi di sana, budayanya seperti apa dan lain sebagainya,” pesannya, Jumat (30/10/2026).

Menurut Luqman, pelaksanaan KKN tidak semata-mata ditujukan untuk memenuhi kewajiban perkuliahan atau menyelesaikan satuan kredit semester (SKS).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.

Advertisement

“Jadi, kegiatan KKN ini bukan sekadar menuntaskan kewajiban mata kuliah SKS-nya, tetapi ada esensi tridarma perguruan tinggi, yaitu pengabdian masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Kolaborasi Pemuda Karang Taruna dan Mahasiswa KKN di Desa Dukuhmencek, Perkuat Semangat Gotong Royong

Luqman juga meminta mahasiswa menjalankan program yang telah disiapkan secara maksimal. Setiap kegiatan harus tetap mempertimbangkan kondisi dan potensi masyarakat di desa lokasi KKN.

“Silakan program-program yang kalian buat dijalankan dengan sebaik-baiknya dan juga melihat situasi dan kondisi potensi masyarakat masing-masing,” katanya.

KKN Digelar Bergiliran di Kecamatan Berbeda

Luqman menjelaskan, lokasi KKN STAI NU Pacitan setiap tahun dilakukan secara bergiliran di sejumlah kecamatan. Kebijakan tersebut mempertimbangkan jumlah mahasiswa serta waktu pelaksanaan program.

Selain menjalankan program pengabdian, mahasiswa juga diminta tidak mengabaikan tanggung jawab akademik. Hal tersebut menjadi perhatian karena sebagian peserta KKN telah berada di semester akhir dan mulai mempersiapkan berbagai tahapan menuju kelulusan.

Baca Juga :  Ansor Jatim Distribusikan 50.000 Bibit Buah di Bondowoso, Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Kader

“Fokus sampai kalian wisuda. Hal-hal yang sekiranya mengarah ke yang tidak baik, mohon dihindari. Jangan sampai ada gangguan-gangguan yang mengakibatkan hambatan kalian,” pesannya.

Ia juga meminta mahasiswa membangun kerja sama selama berada di lokasi KKN. Jika ada anggota kelompok yang mengalami kendala, mahasiswa lainnya diharapkan memberikan bantuan agar seluruh kegiatan dapat berjalan dengan baik.

“Kalau ada temannya terkendala, saling bekerja sama, berangkat bersama, pulang bersama. Jangan sampai ada yang tertinggal,” pungkasnya.

Melalui KKN tersebut, 46 mahasiswa STAI NU Pacitan diharapkan tidak hanya menyelesaikan kewajiban akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Desa Donorojo, Desa Sekar, dan Desa Klepu. (*)

Ikuti Channel WhatsApp LangsungKlik.id
Dapatkan berita terbaru, informasi terkini, dan kabar pilihan LangsungKlik.id langsung melalui WhatsApp.
Ikuti Sekarang
Heri Nur Cahyono
Heri Nur Cahyono
Jurnalis LangsungKlik.id yang berfokus pada penyajian informasi dan berita aktual, akurat, dan berimbang. Setiap informasi disusun berdasarkan fakta dan sumber yang kredibel dengan mengutamakan ketepatan, objektivitas, serta kebutuhan pembaca.
Advertisement
BACA JUGA
BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

E-Koran Edisi 02/10/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 01/10/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 23/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...
Advertisement