LangsungKlik.id, Pacitan – Setelah melalui rangkaian latihan, persiapan, dan penampilan yang penuh semangat, Pasukan RONTEK Tengoro Bumi Kecamatan Ngadirojo resmi dibubarkan dalam suasana hangat penuh kekeluargaan. Momen ini menjadi penutup perjalanan yang sarat makna, sekaligus menjadi awal tekad untuk terus menjaga dan mengembangkan budaya lokal.
Meski belum berhasil meraih gelar juara, semangat para personel tidak pernah surut. Justru dari setiap hentakan bambu, setiap langkah yang seirama, dan setiap proses latihan yang dilalui bersama, lahirlah sebuah nilai yang jauh lebih berharga, yaitu sinergitas.
Anggota DPRD Kabupaten Pacitan, Hariawan, ST, memberikan apresiasi atas perjuangan seluruh tim.
“Kita memang belum menjadi juara, tetapi kita sudah mampu menunjukkan bagaimana SINERGITAS dibangun dalam setiap langkah dengan penuh irama. Kebersamaan, kekompakan, dan semangat menjaga budaya adalah kemenangan yang sesungguhnya. Terima kasih kepada seluruh personel, pelatih, pendamping, serta semua pihak yang telah memberikan dedikasi terbaik untuk Kecamatan Ngadirojo.”
Senada dengan itu, Camat Ngadirojo, Muhammad Taufik Effendi, S.STP., M.Si., menyampaikan rasa bangga atas perjuangan seluruh anggota Rontek Tengoro Bumi.
“Terus semangat tanpa lelah. Jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk terus belajar, berproses, dan berkarya. Menang atau belum menang bukanlah akhir dari perjalanan, karena yang terpenting adalah semangat menjaga persatuan, melestarikan budaya, dan terus mengharumkan nama Kecamatan Ngadirojo.”
Mewakili Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Kecamatan Ngadirojo, Kepala Desa Hadiwarno, Mulyono, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Rontek Tengoro Bumi yang telah berjuang membawa nama baik Kecamatan Ngadirojo.
“Meski belum berhasil menjadi juara, kami tetap bangga kepada seluruh personel Rontek Tengoro Bumi. Kalian telah menunjukkan dedikasi, disiplin, kekompakan, dan semangat gotong royong yang luar biasa. Nilai-nilai itu jauh lebih berharga daripada sekadar sebuah piala. Teruslah berkarya, teruslah menjaga persatuan, dan jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk tampil lebih baik di masa yang akan datang. Terima kasih kepada seluruh pelatih, pendamping, orang tua, dan semua pihak yang telah mendukung. Semoga semangat ‘Nyawiji Samya Labda Jaya’ terus hidup dalam setiap langkah kita menjaga dan melestarikan budaya Ngadirojo.” — Mulyono, Kepala Desa Hadiwarno mewakili FKKD Kecamatan Ngadirojo.(*)



