LangsungKlik.id, Pacitan – Semangat gotong royong dan kreativitas warga Dusun Bandarangin, Desa Hadiluwih, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, melahirkan harapan baru bagi pengembangan pariwisata di wilayah Pacitan bagian timur. Melalui swadaya masyarakat, potensi sumber daya alam setempat mulai ditata dan dikembangkan menjadi destinasi wisata baru bernama Telaga Kletek.
Destinasi wisata Telaga Kletek dijadwalkan resmi dibuka pada Minggu, 30 Agustus 2026. Pembukaan akan dilakukan oleh Camat Ngadirojo, Muhammad Taufik Effendi, S.STP., M.Si.
Momentum pembukaan ini bukan sekadar peresmian sebuah tempat wisata, tetapi menjadi tonggak awal sekaligus pondasi sejarah bagi kreativitas masyarakat Dusun Bandarangin. Berangkat dari kemauan bersama, warga secara swadaya mencoba mengolah potensi alam yang ada agar memiliki nilai ekonomi, sosial, dan pariwisata tanpa meninggalkan semangat kebersamaan masyarakat desa.
Untuk memeriahkan pembukaan, masyarakat telah menyiapkan sejumlah kegiatan. Mulai dari lomba “Mancing Gayeng”, sajian kuliner dan jajanan tradisional, live music, hingga spot selfie yang dapat dinikmati pengunjung. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi daya tarik awal sekaligus memperkenalkan Telaga Kletek kepada masyarakat luas.
Keberadaan Telaga Kletek juga diharapkan mampu membuka ruang bagi tumbuhnya ekonomi masyarakat. Aktivitas wisata dapat menjadi penggerak bagi UMKM, pedagang kuliner, pelaku seni, pemuda, serta berbagai kelompok masyarakat untuk ikut terlibat dalam pengembangan potensi desa.
Anggota DPRD Kabupaten Pacitan, Hariawan, ST, memberikan apresiasi atas keberanian dan kemauan warga Dusun Bandarangin untuk bergerak secara mandiri membangun potensi wilayahnya.
“Saya memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap keinginan dan kemauan warga Dusun Bandarangin. Saya akan berusaha memberikan dukungan terhadap kegiatan positif ini. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pacitan yang telah memberikan perhatian terhadap keinginan dan ide-ide masyarakat dalam pengembangan Telaga Kletek.”
Menurut Hariawan, potensi yang telah dirintis masyarakat tersebut tidak boleh berhenti hanya pada momentum pembukaan. Pengelolaan, pemberdayaan masyarakat, promosi, peningkatan fasilitas, serta kolaborasi dengan berbagai pihak perlu terus dilakukan agar Telaga Kletek berkembang secara berkelanjutan.
“Potensi ini wajib terus diberdayakan. Impian kita bersama, Telaga Kletek ke depan dapat menjadi bagian dari rangkaian destinasi wisata Pacitan sebelah timur. Ketika potensi alam dikelola dengan kreativitas dan gotong royong masyarakat, manfaat ekonominya juga harus kembali kepada masyarakat.”
Kehadiran Telaga Kletek menjadi bukti bahwa pembangunan destinasi wisata dapat tumbuh dari bawah. Ide sederhana yang disertai kemauan, kebersamaan dan semangat swadaya dapat menjadi kekuatan untuk menggerakkan pembangunan desa.
Pembukaan pada 30 Agustus 2026 diharapkan menjadi langkah pertama perjalanan panjang Telaga Kletek—dari sebuah potensi alam di Dusun Bandarangin menuju destinasi yang mampu memperkuat ekonomi lokal sekaligus melengkapi jaringan wisata di kawasan timur Kabupaten Pacitan.(*)



