Prabowo Di KTT BRICS: Bertahun-tahun RI Impor Beras-Jagung, Kini Ekspor

Presiden Prabowo Subianto menyoroti perubahan kapasitas pangan Indonesia dari sebelumnya bergantung pada impor menjadi mampu mengekspor beras dan jagung.

Martian B. Kurniawan
Indra Hermawan
Tim Redaksi LangsungKlik.id
Martian B. Kurniawan & Indra Hermawan
Martian B. Kurniawan
Martian B. Kurniawan Jurnalis
Indra Hermawan
Indra Hermawan Editor

LangsungKlik.id, New Delhi – Presiden Prabowo Subianto menegaskan perubahan posisi Indonesia dalam sektor pangan. Dari yang selama bertahun-tahun mengimpor sejumlah komoditas untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, Indonesia kini disebut telah mampu mengekspor beras dan jagung.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri sesi KTT ke-18 BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, India, Minggu (13/9/26).

Di hadapan para pemimpin negara BRICS, Prabowo menyampaikan bahwa peningkatan kemampuan produksi dalam negeri menjadi bagian dari penguatan kapasitas nasional Indonesia.

Advertisement

“Selama bertahun-tahun, Indonesia merupakan importir terbesar biji-bijian, beras, dan jagung. Kini, kita telah menjadi eksportir dan akan mampu meningkatkan dukungan untuk seluruh dunia,” kata Prabowo dalam keterangan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden yang dikutip Detik.

Baca Juga :  Indonesia–AS Sepakati Tarif Impor Turun Jadi 19 Persen, Era Baru Perdagangan Dimulai

Dari Importir Menjadi Eksportir

Prabowo menyebut perubahan tersebut menunjukkan bagaimana keterbatasan dapat diubah menjadi kapasitas melalui pembangunan dan penguatan kemampuan nasional.

Menurutnya, pengalaman Indonesia juga dapat menjadi gambaran bagi negara-negara BRICS untuk mengoptimalkan kekuatan masing-masing melalui kerja sama.

Advertisement

Transformasi sektor pangan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dalam negeri. Kemampuan produksi yang meningkat juga membuka peluang bagi Indonesia untuk memberikan kontribusi terhadap kebutuhan pangan dunia.

Prabowo Soroti Kerja Sama Negara BRICS

Dalam forum BRICS, Prabowo juga menekankan pentingnya menghubungkan berbagai kekuatan yang dimiliki negara anggota.

Advertisement
Baca Juga :  Prabowo Sebut Pengupas Bawang Dibayar Rp700 Ribu per Kg, Netizen: Info Loker Dong!

Ia menyampaikan bahwa tantangan global yang saling berkaitan tidak semestinya hanya dilihat sebagai hambatan. Dengan kerja sama yang lebih kuat, tantangan tersebut dapat diubah menjadi peluang.

Peluang itu antara lain melalui peningkatan investasi, penguatan industri, penciptaan lapangan kerja, serta pembukaan kesempatan ekonomi bagi masyarakat.

Pernyataan mengenai ekspor beras dan jagung tersebut menjadi bagian dari pesan Prabowo mengenai pentingnya membangun ketahanan dan kapasitas nasional agar Indonesia tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan sendiri, tetapi juga berkontribusi dalam perekonomian global. (*)

Ikuti Channel WhatsApp LangsungKlik.id
Dapatkan berita terbaru, informasi terkini, dan kabar pilihan LangsungKlik.id langsung melalui WhatsApp.
Ikuti Sekarang
Martian B. Kurniawan
Martian B. Kurniawan
Jurnalis LangsungKlik.id yang berfokus pada penyajian informasi dan berita aktual, akurat, dan berimbang. Setiap informasi disusun berdasarkan fakta dan sumber yang kredibel dengan mengutamakan ketepatan, objektivitas, serta kebutuhan pembaca.
Advertisement
BACA JUGA
BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

E-Koran Edisi 23/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 15/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 09/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...
Advertisement