Harga Plastik Naik Tajam, Distribusi Beras dan UMKM Terdampak

Kenaikan harga kemasan hingga 100 persen ganggu distribusi dan dorong biaya pangan

Hariyadi
Tim Redaksi LangsungKlik.id
Hariyadi (Jurnalis)
Hariyadi
Hariyadi Jurnalis

LangsungKlik.id – Kenaikan harga beras di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir tidak hanya dipengaruhi faktor produksi, tetapi juga lonjakan harga plastik sebagai bahan kemasan. Kenaikan ini terjadi sejak awal tahun dan berdampak pada distribusi beras serta pelaku usaha, terutama UMKM. Harga plastik yang melonjak membuat biaya produksi meningkat, sehingga harga jual di tingkat konsumen ikut terdorong.

Advertisement

Harga Plastik Melonjak Hingga Dua Kali Lipat

Pelaku industri menyebut kenaikan harga plastik terjadi cukup signifikan dalam waktu singkat.

Seorang pelaku usaha mengatakan, “Kenaikan berkisar antara 30 persen hingga 100 persen,” terutama untuk kemasan plastik sederhana yang digunakan pada produk pangan.

Advertisement
Baca Juga :  9 Pesantren Masuk Kandidat Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Mana yang Akan Dipilih PBNU?

Kenaikan tersebut membuat biaya pengemasan meningkat tajam, terutama pada komoditas yang bergantung pada distribusi massal seperti beras dan minyak goreng.

Distribusi Beras Terganggu

Selain berdampak pada biaya, lonjakan harga plastik juga memicu gangguan distribusi. Hal ini terjadi karena keterbatasan pasokan karung plastik di sejumlah daerah.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan bahwa kendala tersebut sempat dilaporkan dari daerah. “Karungnya nggak ada, karena karungnya dari plastik,” ujarnya.

Karung plastik menjadi komponen penting dalam distribusi beras dari produsen ke pasar. Ketika pasokannya terbatas, proses pengiriman ikut terhambat.

Baca Juga :  Rupiah Terpuruk, Nilai Tukar Nyaris Sentuh Rp17.000 per Dolar AS

Dipengaruhi Faktor Global

Kenaikan harga plastik tidak lepas dari kondisi global, terutama harga minyak mentah sebagai bahan baku utama.

Advertisement

Indonesia yang masih bergantung pada impor bahan baku plastik turut terdampak. Ketika harga di pasar internasional naik, harga di dalam negeri ikut terkerek.

UMKM Paling Tertekan

Pelaku UMKM menjadi kelompok yang paling merasakan dampak kenaikan ini. Mereka harus menanggung biaya produksi yang meningkat, sementara kemampuan menaikkan harga jual terbatas.

Sejumlah pedagang mengaku harga kantong plastik yang biasa digunakan juga ikut melonjak drastis, bahkan mendekati dua kali lipat.

Baca Juga :  Piala AFF Wanita 2025: Indonesia Dibobol 5 Gol oleh Thailand di Babak Pertama

Kondisi ini menunjukkan bahwa harga beras tidak hanya dipengaruhi oleh hasil panen atau faktor alam, tetapi juga oleh rantai pasok industri seperti kemasan. Jika ketergantungan terhadap bahan baku impor tidak diantisipasi, tekanan terhadap harga pangan berpotensi terus berlanjut. (*)

Ikuti Channel WhatsApp LangsungKlik.id
Dapatkan berita terbaru, informasi terkini, dan kabar pilihan LangsungKlik.id langsung melalui WhatsApp.
Ikuti Sekarang
Hariyadi
Hariyadi
Jurnalis LangsungKlik.id yang berfokus pada penyajian informasi dan berita aktual, akurat, dan berimbang. Setiap informasi disusun berdasarkan fakta dan sumber yang kredibel dengan mengutamakan ketepatan, objektivitas, serta kebutuhan pembaca.
Advertisement
BACA JUGA
BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

E-Koran Edisi 23/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 15/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 09/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...
Advertisement