LangsungKlik.id, Surabaya – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menambah 1.032 kursi kereta api tujuan Jakarta pada Senin (7/9/26). Penambahan kapasitas tersebut dilakukan untuk mengakomodasi meningkatnya kebutuhan transportasi masyarakat setelah erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap perjalanan udara.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan tambahan kapasitas tersebut berasal dari pengoperasian KA Tambahan relasi Surabaya Pasarturi-Gambir serta penambahan rangkaian pada KA Anggrek.
“Penambahan KA Tambahan Surabaya Pasarturi-Gambir ini diharapkan dapat memberikan alternatif bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan menuju Jakarta,” kata Mahendro di Surabaya, Senin.
KA Tambahan Surabaya Pasarturi-Gambir dijadwalkan berangkat dari Stasiun Surabaya Pasarturi pada pukul 14.10 WIB. Kereta tersebut terdiri atas tiga kereta kelas eksekutif dan enam kereta kelas ekonomi new generation dengan kapasitas total 582 tempat duduk.
Selain itu, KAI Daop 8 menambah satu kereta kelas eksekutif pada perjalanan KA Anggrek yang berangkat dari Stasiun Surabaya Pasarturi pukul 21.15 WIB.
“KA Anggrek yang semula membawa delapan kereta kelas eksekutif, kini ditingkatkan menjadi sembilan kereta,” ujar Mahendro.
Dengan penambahan satu rangkaian tersebut, kapasitas KA Anggrek menjadi 450 tempat duduk. Jika digabungkan dengan KA Tambahan Surabaya Pasarturi-Gambir, KAI Daop 8 menyediakan tambahan 1.032 kursi untuk perjalanan menuju Jakarta.
Penumpang KAI Daop 8 Meningkat
Peningkatan kebutuhan perjalanan menggunakan kereta api juga terlihat dari jumlah pelanggan KAI Daop 8 Surabaya.
Pada Minggu (6/9/26), jumlah pelanggan KAI Daop 8 mencapai 40.723 orang. Angka tersebut meningkat sekitar 8 persen dibandingkan pekan sebelumnya yang tercatat sebanyak 37.657 pelanggan.
Sementara itu, hingga pukul 08.30 WIB pada Senin, tercatat 39.312 pelanggan menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 8. Jumlah tersebut terdiri atas 17.029 pelanggan yang berangkat dan 22.283 pelanggan yang tiba.
KAI Daop 8 menyatakan akan terus memantau kondisi operasional perjalanan kereta api dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan perjalanan tetap berlangsung dengan mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan.
“KAI Daop 8 Surabaya terus berupaya menghadirkan layanan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan dapat menjadi pilihan masyarakat,” kata Mahendro.
KAI juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi resmi terkait perkembangan perjalanan kereta api sebelum melakukan perjalanan, terutama di tengah perubahan kondisi transportasi akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. (*)



