Dua Relawan Medis Ambulans Jadi Korban Kekerasan Saat Demo di Solo

Muhammad Yazid Bastomi
Tim Redaksi LangsungKlik.id
Muhammad Yazid Bastomi (Jurnalis)
Muhammad Yazid Bastomi
Muhammad Yazid Bastomi Jurnalis

LangsungKlik.id, Surakarta – Dua relawan medis ambulans dilaporkan menjadi korban kekerasan saat kericuhan demonstrasi di Solo pada Jumat (29/8/2025). Peristiwa ini terjadi ketika para relawan berusaha mengevakuasi massa yang terkena gas air mata di sekitar Bundaran Gladak, Solo.

Menurut kesaksian salah satu relawan, ambulans yang mereka kendarai dihentikan secara paksa oleh oknum aparat berseragam Brimob. Saat itu, pengawal ambulans Raditya Bagas Nugroho Adi dan sopir ambulans bernama Dika diduga mendapat perlakuan kasar hingga mengalami luka.

Kronologi Kejadian

Kericuhan bermula saat demonstran yang terkena gas air mata membutuhkan evakuasi medis. Ambulans yang membawa relawan bergegas menuju lokasi di sekitar Bundaran Gladak. Namun, dalam perjalanan, kendaraan dihentikan aparat. Insiden dugaan pemukulan terhadap dua relawan pun terjadi, sehingga menambah ketegangan di titik aksi.

Advertisement
Baca Juga :  Jember Siap Punya Kawasan Ikonik? Jalan Kartini Disiapkan Saingi Malioboro dan Kayutangan

Kondisi Korban

Akibat insiden tersebut, Dika mengalami luka robek cukup parah di bagian kepala. Ia mendapatkan sekitar 12 jahitan dan kini masih dalam perawatan intensif di RS PKU Muhammadiyah Solo. Tim medis rumah sakit juga melakukan CT Scan untuk memastikan kondisi lebih lanjut.

Sementara itu, Raditya menderita luka ringan dan langsung mendapatkan perawatan di RS Panti Waluyo Solo. Kondisinya kini berangsur membaik meski masih dalam pengawasan medis.

Gruduk Mapolres Surakarta

Kasus dugaan kekerasan terhadap relawan medis ini menambah daftar panjang sorotan publik terkait penanganan aksi unjuk rasa. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait mengenai detail insiden tersebut.

Baca Juga :  Dari Kajian Menuju Kader Berdaya, Fatayat NU Sukorambi Perkuat Kaderisasi

Sebagai bentuk protes, puluhan ambulans dari berbagai lembaga kemanusiaan mendatangi Mapolres Surakarta. Kedatangan mereka bertujuan menuntut pertanggungjawaban atas tindakan kekerasan yang menimpa relawan, sekaligus meminta jaminan perlindungan bagi tenaga medis dalam menjalankan tugas kemanusiaan. (*)

Advertisement
Ikuti Channel WhatsApp LangsungKlik.id
Dapatkan berita terbaru, informasi terkini, dan kabar pilihan LangsungKlik.id langsung melalui WhatsApp.
Ikuti Sekarang
Muhammad Yazid Bastomi
Muhammad Yazid Bastomihttp://langsungklik.id
Pemilik PT LangsungKlik Digital Media, perusahaan yang menaungi LangsungKlik.id dalam menghadirkan platform media digital yang informatif, aktual, dan terpercaya. Berkomitmen mengembangkan ekosistem media yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat di era digital.
Advertisement
BACA JUGA
BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

E-Koran Edisi 15/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 09/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 09/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...
Advertisement