Bansos Tak Tepat Sasaran: Pegawai BUMN, Dokter, hingga Eksekutif Masih Terima Bantuan

Muhammad Yazid Bastomi
Tim Redaksi LangsungKlik.id
Muhammad Yazid Bastomi (Jurnalis)
Muhammad Yazid Bastomi
Muhammad Yazid Bastomi Jurnalis

LangsungKlik.id – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan indikasi bahwa bantuan sosial (bansos) masih diterima oleh sejumlah kelompok yang seharusnya tidak menjadi sasaran. Tercatat sebanyak 27.932 pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menerima bansos yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan temuan tersebut berasal dari penelusuran data pada satu bank penyalur bansos. Selain pegawai BUMN, PPATK juga menemukan 7.479 penerima bansos berprofesi dokter, serta lebih dari 6 ribu orang dengan jabatan eksekutif dan manajerial yang menerima bantuan sosial.

Baca Juga :  Gus Hayid Dorong NU Aktif Hadapi Transformasi Sosial dan Geopolitik, Muktamar ke-35 Diminta Tak Sekadar Pilih Ketua Umum

“Dari 10 juta rekening penerima bansos yang dianalisis, hanya sekitar 8,3 juta rekening yang benar-benar menerima bantuan. Sisanya, sekitar 1,7 juta rekening tidak teridentifikasi menerima bansos,” kata Ivan, dikutip dari Kompas.com, Kamis (7/8/2025).

Advertisement

PPATK juga menemukan 56 rekening penerima bansos yang memiliki saldo lebih dari Rp 50 juta. “Kami temukan hampir 60 orang penerima bansos yang memiliki saldo rekening di atas Rp 50 juta, namun masih menerima bantuan,” ujarnya.

Seluruh temuan ini telah diserahkan ke Kementerian Sosial (Kemensos) untuk ditindaklanjuti, terutama melalui verifikasi lapangan guna memastikan bantuan sosial tepat sasaran. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan akan memblokir rekening yang terbukti tidak layak menerima bansos.

Baca Juga :  Pencarian 5 Jurnalis Hilang Di Selat Sunda Diperluas, Tim SAR Masih Berupaya Menemukan Korban

“Kalau rekening itu sesuai dengan temuannya, ya akan langsung kami blokir. Artinya kami tidak akan berikan bansos lagi,” tegas Gus Ipul, sapaan Mensos.

Advertisement

Saat ini, Kemensos bersama Badan Pusat Statistik (BPS) tengah memperbarui data penerima melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) agar penyaluran bansos lebih akurat dan tepat sasaran.

Validasi di lapangan dianggap penting untuk memastikan bantuan sosial benar-benar sampai ke masyarakat yang membutuhkan. (*)

Advertisement
Ikuti Channel WhatsApp LangsungKlik.id
Dapatkan berita terbaru, informasi terkini, dan kabar pilihan LangsungKlik.id langsung melalui WhatsApp.
Ikuti Sekarang
Muhammad Yazid Bastomi
Muhammad Yazid Bastomihttp://langsungklik.id
Pemilik PT LangsungKlik Digital Media, perusahaan yang menaungi LangsungKlik.id dalam menghadirkan platform media digital yang informatif, aktual, dan terpercaya. Berkomitmen mengembangkan ekosistem media yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat di era digital.
Advertisement
BACA JUGA
BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

E-Koran Edisi 15/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 09/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 09/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...
Advertisement