Gus Hayid, Kiai Muda Multi Talenta Yang Dipercaya Jadi Wasekjen PBNU 2026-2031

Dr. KH. Muhammad Nur Hayid atau Gus Hayid dipercaya menjadi Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PBNU periode 2026-2031 setelah susunan kepengurusan baru Pengurus Besar Nahdlatul Ulama resmi diumumkan pada Rabu (30/9/2026).

Dafiqul Fitrah
Indra Hermawan
Tim Redaksi LangsungKlik.id
Dafiqul Fitrah & Indra Hermawan
Dafiqul Fitrah
Dafiqul Fitrah Jurnalis
Indra Hermawan
Indra Hermawan Editor

LangsungKlik.id, Jakarta – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi mengumumkan susunan kepengurusan masa khidmah 2026-2031. Nama Dr. KH. Muhammad Nur Hayid atau yang akrab disapa Gus Hayid masuk dalam jajaran Tanfidziyah sebagai salah satu Wakil Sekretaris Jenderal.

Gus Hayid akan menjalankan amanah tersebut bersama Sekretaris Jenderal PBNU Gus H. Gudfan Arif dan jajaran Wasekjen lainnya.

Kepercayaan ini menambah panjang perjalanan pengabdian Gus Hayid di lingkungan NU. Kiai muda tersebut memiliki pengalaman di sejumlah bidang, mulai dari organisasi dan dakwah, pengembangan kompetensi, pemerintahan, diplomasi, hingga jurnalistik.

Advertisement

Dari NU, BNSP hingga Pemerintahan

Selain dipercaya sebagai Wasekjen PBNU, Gus Hayid saat ini juga menjabat sebagai Komisioner Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) RI.

Di lembaga tersebut, Gus Hayid terlibat dalam bidang sertifikasi kompetensi dan pengembangan sumber daya manusia profesional.

Baca Juga :  18 Agustus 2026 Apakah Cuti Bersama? Ini Aturan Resmi Setelah HUT ke-81 RI

Pengalaman di lingkungan NU juga bukan hal baru bagi Gus Hayid. Sebelumnya, ia pernah dipercaya menjadi Wakil Ketua Lembaga Dakwah PBNU.

Saat ini, Gus Hayid juga menjabat sebagai Wakil Katib Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta. Pengalaman tersebut memperkuat rekam jejaknya dalam organisasi dan bidang dakwah.

Gus Hayid juga pernah berkiprah di lingkungan pemerintahan sebagai Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan. Posisi tersebut memberinya pengalaman dalam mengikuti berbagai persoalan ketenagakerjaan dan dinamika kebijakan publik.

Advertisement

Di bidang hubungan internasional, Gus Hayid pernah menjalankan tugas sebagai Sekretaris Duta Besar Republik Indonesia untuk Aljazair. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan profesionalnya di bidang diplomasi.

Pernah Jadi Jurnalis hingga Pemimpin Redaksi

Pengalaman Gus Hayid juga mencakup dunia jurnalistik. Ia pernah bekerja sebagai jurnalis sebelum dipercaya menjadi pemimpin redaksi di salah satu media nasional.

Advertisement
Baca Juga :  Pidato Kenegaraan 2026, Prabowo Ungkap 121 Kebijakan Transformatif Selama 21 Bulan

Latar belakang tersebut membuat Gus Hayid memiliki pengalaman dalam reportase dan dunia kepenulisan. Pengalaman itu juga diharapkan dapat mendukung penguatan literasi serta keterampilan menulis di lingkungan warga Nahdliyin.

Atas amanah barunya sebagai Wasekjen PBNU, Gus Hayid meminta doa restu dan dukungan dari para masyayikh, kiai, serta seluruh warga Nahdliyin.

Gus Hayid menyampaikan bahwa seluruh keputusan terkait kepengurusan PBNU merupakan amanah yang akan dipertanggungjawabkan.

“Semua keputusan yang telah dibacakan itu adalah amanah dari Allah SWT yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban,” ujar Gus Hayid.

Ia juga meminta dukungan, bimbingan, dan nasihat agar dapat menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya serta memberikan manfaat bagi kaum muslimin, warga Nahdliyin, bangsa, dan negara.

Baca Juga :  Muktamar Ke-35 NU: Gus Kikin Terpilih Sebagai Ketua Umum PBNU

Kepengurusan PBNU 2026-2031

Kepengurusan PBNU masa khidmah 2026-2031 berjumlah 210 orang. Struktur tersebut mencakup unsur Syuriyah dan Tanfidziyah serta didukung jajaran Mustasyar dan A’wan.

Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin mengatakan seluruh pengurus akan segera menjalankan tugas setelah susunan kepengurusan diumumkan.

“Dengan diumumkannya, mulai besok pagi kita mulai berkhidmah,” ujar Gus Kikin dalam konferensi pers di Kantor PBNU, Kramat Raya, Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Dengan pengalaman di berbagai bidang tersebut, Gus Hayid kini mendapat amanah sebagai salah satu Wasekjen PBNU untuk masa khidmah 2026-2031.

Pengalaman organisasi, pengembangan kompetensi, pemerintahan, diplomasi, dan jurnalistik menjadi bagian dari latar belakang yang dibawanya dalam menjalankan tugas baru di kepengurusan PBNU. (*)

Ikuti Channel WhatsApp LangsungKlik.id
Dapatkan berita terbaru, informasi terkini, dan kabar pilihan LangsungKlik.id langsung melalui WhatsApp.
Ikuti Sekarang
Dafiqul Fitrah
Dafiqul Fitrah
Jurnalis LangsungKlik.id yang berfokus pada penyajian informasi dan berita aktual, akurat, dan berimbang. Setiap informasi disusun berdasarkan fakta dan sumber yang kredibel dengan mengutamakan ketepatan, objektivitas, serta kebutuhan pembaca.
Advertisement
BACA JUGA
BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

E-Koran Edisi 01/10/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 23/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 15/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...
Advertisement