Malware Mantax Otax Asal Indonesia Bisa Intip Chat WhatsApp

Malware Android Mantax Otax ditemukan mampu membaca pesan WhatsApp, mencuri kode OTP, memantau aktivitas layar hingga mengenkripsi file pada perangkat korban.

Martian B. Kurniawan
Indra Hermawan
Tim Redaksi LangsungKlik.id
Martian B. Kurniawan & Indra Hermawan
Martian B. Kurniawan
Martian B. Kurniawan Jurnalis
Indra Hermawan
Indra Hermawan Editor

LangsungKlik.id, Jakarta – Pengguna Android di Indonesia perlu mewaspadai malware bernama Mantax Otax. Malware yang diteliti tim zLabs dari perusahaan keamanan siber Zimperium tersebut memiliki kombinasi kemampuan spyware dan ransomware, termasuk mengintip percakapan WhatsApp serta mencuri sejumlah data sensitif dari perangkat korban.

Dalam laporan berjudul Mantax Otax: Indonesian Mobile Ransomware with Spyware Integration, Zimperium menyebut malware tersebut terkait dengan aktor ancaman yang diduga menargetkan pengguna di Indonesia. Namun, dugaan mengenai asal pelaku didasarkan pada indikator bahasa dan file yang ditemukan pada perangkat korban, bukan hasil identifikasi langsung terhadap pembuatnya.

“Language indicators and files from the victims suggest that the threat actor is specifically targeting Indonesian targets,” tulis Zimperium dalam laporan risetnya.

Advertisement

Menyebar Lewat APK di Luar Play Store

Zimperium menemukan sampel Mantax Otax didistribusikan dalam bentuk file APK melalui layanan berbagi file pihak ketiga. Penyebarannya memanfaatkan tautan yang dibagikan melalui platform komunikasi, rekayasa sosial, serta teknik phishing untuk membujuk korban memasang aplikasi secara manual.

Baca Juga :  Hati-hati Bikin Stiker WA Dari Foto Teman, Penghinaan Ringan Bisa Dipidana

Setelah terpasang, malware meminta hak administrator perangkat dan sejumlah izin sensitif. Salah satu yang paling berbahaya adalah Accessibility Service, karena izin tersebut dapat memberikan kendali luas terhadap fungsi perangkat.

Dengan akses tersebut, Mantax Otax dapat mengambil informasi dari notifikasi, kontak, riwayat panggilan, SMS, lokasi, riwayat peramban, hingga data dari galeri perangkat. Malware juga mampu mengambil kode OTP yang diterima melalui SMS.

Bisa Membaca Pesan WhatsApp

Salah satu kemampuan yang menjadi perhatian adalah pengintaian aplikasi pesan.

Zimperium menemukan Mantax Otax dapat mengambil profil akun dan pesan WhatsApp menggunakan Accessibility Service. Malware juga dapat mengakses kredensial dan riwayat percakapan Telegram dengan cara mensimulasikan interaksi pengguna untuk membuka aplikasi dan membaca isi pesan.

Advertisement

Artinya, ancaman tersebut tidak harus membobol sistem keamanan server WhatsApp. Malware bekerja dari perangkat yang sudah terinfeksi dan memanfaatkan akses yang diberikan pengguna kepada aplikasi berbahaya.

Kemampuan lain yang ditemukan Zimperium adalah pemantauan layar secara jarak jauh. Malware dapat mengambil tangkapan layar, merekam aktivitas layar dalam bentuk video, bahkan melakukan streaming tampilan perangkat secara hampir real-time.

Advertisement
Baca Juga :  Ombudsman Temukan Dugaan Hunian Mewah Dan Celah Keamanan Di Lapas Cibinong

Malware tersebut juga memiliki kemampuan mengakses kamera depan maupun belakang secara diam-diam dan mengirimkan hasil tangkapan kepada operator.

File Korban Bisa Dienkripsi

Mantax Otax bukan hanya berfungsi sebagai spyware. Malware tersebut juga membawa kemampuan ransomware.

Pada perangkat dengan Android 9 atau versi lebih lama, Mantax Otax dapat melakukan pemindaian mendalam terhadap penyimpanan eksternal dan mengenkripsi berbagai jenis file, termasuk foto, video, dokumen, arsip, database, dan sejumlah file lainnya.

Proses enkripsi menggunakan algoritma AES. Setelah file dienkripsi, malware menghapus file asli dan menggantinya dengan versi terenkripsi yang menggunakan ekstensi .enc.

Kemampuan ransomware tersebut lebih terbatas pada perangkat dengan Android 10 atau versi lebih baru karena adanya mekanisme Scoped Storage yang membatasi akses aplikasi terhadap penyimpanan perangkat.

Setelah proses enkripsi, malware dapat menampilkan antarmuka percakapan kepada korban untuk melakukan negosiasi pembayaran tebusan.

Baca Juga :  KPK Sita Rp106,3 Miliar Dalam OTT Kasus Tanah, Pecahkan Rekor

Varian Baru Bisa Mengunci Layar

Zimperium menemukan sedikitnya dua versi Mantax Otax, yakni V1 dan V2. Varian kedua memiliki sejumlah kemampuan tambahan, termasuk komunikasi menggunakan WebSocket serta perintah untuk mengunci layar dan membatasi interaksi pengguna dengan perangkat.

Varian tersebut juga memiliki fitur yang dapat menampilkan dialog secara berulang, memenuhi layar dengan tampilan tertentu, serta menjalankan efek jumpscare. Malware bahkan dapat memutar suara melalui fitur text-to-speech berdasarkan perintah dari operator.

Temuan tersebut menunjukkan Mantax Otax bukan sekadar malware pencuri data. Dalam satu perangkat, malware menggabungkan fungsi pengintaian, kendali jarak jauh, pencurian kredensial, ransomware, hingga tekanan psikologis terhadap korban.

Pengguna Android disarankan tidak sembarangan memasang APK dari tautan atau sumber yang tidak dikenal. Pemberian akses Accessibility Service dan administrator perangkat juga perlu diperiksa secara hati-hati, terutama jika diminta oleh aplikasi yang tidak memiliki alasan jelas untuk menggunakan izin tersebut. (*)

Ikuti Channel WhatsApp LangsungKlik.id
Dapatkan berita terbaru, informasi terkini, dan kabar pilihan LangsungKlik.id langsung melalui WhatsApp.
Ikuti Sekarang
Martian B. Kurniawan
Martian B. Kurniawan
Jurnalis LangsungKlik.id yang berfokus pada penyajian informasi dan berita aktual, akurat, dan berimbang. Setiap informasi disusun berdasarkan fakta dan sumber yang kredibel dengan mengutamakan ketepatan, objektivitas, serta kebutuhan pembaca.
Advertisement
BACA JUGA
BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

E-Koran Edisi 23/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 15/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 09/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...
Advertisement