LangsungKlik.id, Lumajang – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang melalui Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) dan Fakultas Teknik menggelar sosialisasi kepada siswa-siswi Madrasah Aliyah (MA) Syech Tambuh, Pasirian, Kabupaten Lumajang.
Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan Yayasan Syech Tambuh, Rabu (23/9/26), dengan mengusung tagline “UIN Mengabdi Berdampak Bergerak 2026”.
Sosialisasi menjadi bagian dari kegiatan pengabdian UIN Maliki Malang untuk memperluas kontribusi perguruan tinggi melalui penguatan pengetahuan serta pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas.
Sejumlah pihak hadir dalam kegiatan tersebut. Dari Yayasan Syech Tambuh hadir Direktur Yayasan H. Muhammad Umar Fadloli, S.H.I., Kepala MA Syech Tambuh Muhammad Maftuh Sururi, S.Pd.I., Ngadiono, M.Pd., serta para dewan guru.
Sementara dari UIN Maliki Malang hadir Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Dr. Akyunul Jannah, S.Si., M.P., Dosen Teknik Arsitektur Andi Baso Mappaturi, M.T., Dosen Teknik Sipil Vicky Wildan Yustisua, M.T., M. Hatif, S.Pd.I., serta mahasiswa Program Studi Teknik Sipil dan Teknik Arsitektur.

Kenalkan Konsep Ekonomi Produktif
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi bertema “Hilirisasi Panduan RVS-FEMA P-154 Menjadi Layanan Ekonomi Produktif Berbasis Komunitas”.
Materi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pemanfaatan pengetahuan dan panduan yang dimiliki perguruan tinggi agar dapat diterapkan dan memberikan manfaat secara nyata di tengah masyarakat.
Para siswa MA Syech Tambuh diajak memahami pentingnya pengembangan potensi, keterampilan, serta pemanfaatan pengetahuan untuk mendukung kegiatan ekonomi produktif di lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan tersebut, pendidikan juga diperkenalkan tidak hanya sebagai proses pencapaian akademik. Pengetahuan yang diperoleh di bangku pendidikan dapat dikembangkan menjadi kreativitas, keterampilan, dan bekal untuk membangun kemandirian.
Program hilirisasi yang diperkenalkan UIN Maliki Malang diharapkan dapat memperluas wawasan siswa mengenai penerapan ilmu sekaligus mendorong mereka lebih peka terhadap potensi di lingkungan masyarakat.
Yayasan Sambut Baik Sosialisasi
Direktur Yayasan Syech Tambuh H. Muhammad Umar Fadloli menyambut baik kegiatan yang digelar UIN Maliki Malang tersebut. Menurutnya, kehadiran perguruan tinggi di lingkungan madrasah dapat memberikan pengalaman dan wawasan tambahan bagi peserta didik.
“Kami dari pihak Yayasan menyampaikan ucapan terima kasih atas sosialisasi dari UIN Maliki Malang. Semoga dengan adanya sosialisasi ini bisa menambahkan wawasan bagi siswa-siswi MA Syech Tambuh,” ujar Fadloli di sela-sela kegiatan sosialisasi.
Menurut Fadloli, kegiatan seperti ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal berbagai pengetahuan dan peluang pengembangan diri di luar pembelajaran rutin di madrasah.
Kehadiran akademisi dan mahasiswa UIN Maliki Malang juga diharapkan dapat membuka cakrawala peserta didik mengenai pengembangan keterampilan serta penerapan ilmu dalam kehidupan masyarakat.
Dorong Sinergi Pendidikan dan Masyarakat
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara UIN Maliki Malang dengan Yayasan Syech Tambuh dan MA Syech Tambuh. Kerja sama diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat dilanjutkan melalui program edukasi, pendampingan, maupun pemberdayaan masyarakat.
Bagi siswa, kegiatan pengabdian tersebut menjadi ruang untuk memperoleh pengetahuan sekaligus memahami bagaimana ilmu yang dipelajari dapat dikembangkan menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Yayasan Syech Tambuh berharap komunikasi dan kolaborasi dengan UIN Maliki Malang terus berjalan melalui berbagai kegiatan positif lainnya. Sinergi tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi siswa, lembaga pendidikan, serta masyarakat secara lebih luas.
Sementara itu, semangat “Mengabdi, Berdampak, Bergerak” yang dibawa UIN Maliki Malang menjadi bagian dari upaya mendorong kegiatan pengabdian agar tidak berhenti pada agenda seremonial, tetapi menghasilkan pengetahuan dan manfaat yang dapat diterapkan secara berkelanjutan. (*)



