KKN Kolaboratif Sukamakmur Ajung Dorong Pengelolaan Sampah Organik Berbasis Eco-Enzyme

Mahasiswa KKN Kolaboratif bersama pemerintah desa, kader posyandu, dan kelompok tani mendorong pemilahan serta pemanfaatan sampah organik rumah tangga menjadi eco-enzyme.

Fawaied Fahmy
Tim Redaksi LangsungKlik.id
Fawaied Fahmy (Jurnalis)
Fawaied Fahmy
Fawaied Fahmy Jurnalis

LangsungKlik.id, Jember – Mahasiswa KKN Kolaboratif Desa Sukamakmur, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, mendorong optimalisasi pengelolaan sampah organik rumah tangga berbasis eco-enzyme. Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi pengelolaan dan pemilahan sampah yang melibatkan pemerintah desa, kader posyandu, kelompok tani, serta perwakilan masyarakat pada Sabtu (15/8/2026).

Persoalan sampah masih menjadi tantangan bagi masyarakat Desa Sukamakmur. Sebagian warga telah melakukan pemilahan, namun masih terdapat rumah tangga yang belum mengelola sampah dengan baik dan benar.

Advertisement

Koordinator Desa KKN Kolaboratif Sukamakmur, Muhammad Sofyan Hadi, mengatakan persoalan tersebut menjadi salah satu permasalahan yang ditemukan mahasiswa selama melakukan pemetaan kondisi desa.

“Ketika kita mencoba melihat realitas langsung yang ada di Desa Sukamakmur, pengelolaan sampah masih menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah desa maupun setiap rumah tangga yang ada,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat masih menggunakan berbagai cara dalam menangani sampah rumah tangga, seperti membakar sampah maupun membuangnya ke sungai.

Namun, ada pula warga yang telah berupaya memanfaatkan sampah. Sampah organik seperti sisa makanan dapat diolah, sedangkan sampah anorganik berupa botol plastik bekas dapat dijual kepada pengepul atau tempat rongsokan.

Baca Juga :  Menapaki Jejak KH Ahmad Shiddiq, Tokoh NU di Balik Trilogi Ukhuwah dan Khittah 1926

Persoalan tersebut kemudian menjadi salah satu fokus mahasiswa KKN Kolaboratif dalam menjalankan program pengabdian. Permasalahan yang ditemukan selanjutnya dipadukan dengan potensi desa melalui pendekatan Business Model Canvas (BMC).

Ia menjelaskan, terdapat dua jalur yang menjadi perhatian dalam program pengelolaan sampah. Pertama, setiap desa diharapkan memiliki setidaknya satu wadah pengelolaan sampah yang dapat terafiliasi dengan Bank Sampah Indonesia.

Advertisement

Kedua, setiap kelompok mahasiswa KKN Kolaboratif diminta melihat permasalahan sekaligus potensi desa untuk kemudian dirumuskan dalam BMC. Salah satu proposisi nilai yang dikembangkan adalah menghasilkan produk dari pengolahan sampah.

“Dengan beberapa pertimbangan tersebut, kami sudah menemukan serta menangkap beberapa permasalahan dan potensi utama desa,” katanya.

Salah satu potensi utama Desa Sukamakmur berada di bidang pertanian dan kesehatan yang masih terjaga dengan baik. Namun, potensi tersebut dinilai tidak akan maksimal apabila persoalan sampah rumah tangga masih terjadi setiap hari.

Atas dasar pemetaan tersebut, mahasiswa KKN Kolaboratif Sukamakmur merancang program pengelolaan sampah organik berbasis eco-enzyme. Program tersebut bertujuan mendorong pemanfaatan eco-enzyme dalam kehidupan sehari-hari masyarakat maupun kelompok masyarakat desa.

Baca Juga :  Jangan Lewatkan! Ini Jadwal Lengkap Jember Fashion Carnaval 2025 Selama Tiga Hari

Sosialisasi melibatkan ketua atau perwakilan kader Posyandu di seluruh Desa Sukamakmur, mulai Posyandu Jambu 40 hingga Posyandu 50. Sejumlah kelompok tani juga dilibatkan, yakni Kelompok Tani Tirto Mulyo I, Tirto Mulyo II, Tirto Bakti II, serta perwakilan kelompok P4S (Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya).

Seluruh perangkat desa turut diundang sebagai mitra utama sekaligus pihak yang diharapkan menjadi penggerak dalam merealisasikan pengelolaan dan pemilahan sampah di masyarakat.

Materi utama disampaikan oleh Elvana Kusdjianto, alumni Universitas Jember dan pengurus Palang Merah Remaja Indonesia Jember. Dalam kegiatan tersebut, Elvana yang akrab disapa Kak El mengapresiasi langkah mahasiswa KKN Kolaboratif yang mengangkat persoalan pengelolaan sampah di tingkat desa.

Menurutnya, kegiatan sosialisasi mengenai pengelolaan dan pemilahan sampah perlu dilakukan secara menyeluruh di setiap desa di Kabupaten Jember. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus menekan volume sampah di Jember.

“Memang program KKN seperti ini yang perlu diprioritaskan demi menjaga dan merawat lingkungan hidup yang ada di desa,” ujar Kak El pada awal sesi penyampaian materi.

Baca Juga :  Banser Jember Dirikan Posko Mudik Lebaran 2026 di Tiga Titik, Wujud Kepedulian Sosial

Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi dapat diterapkan secara nyata oleh masyarakat dengan dukungan pemerintah desa dan berbagai kelompok yang terlibat.

Dalam sosialisasi, mahasiswa memperkenalkan konsep optimalisasi pengelolaan sampah organik rumah tangga berbasis eco-enzyme untuk meningkatkan kebersihan lingkungan masyarakat Desa Sukamakmur.

Proposisi nilai yang ditawarkan adalah mengolah sampah organik rumah tangga menjadi cairan multiguna yang dapat dimanfaatkan untuk sejumlah kebutuhan, termasuk sebagai bahan pembersih dan kebutuhan pertanian.

Pemanfaatan tersebut diharapkan dapat mengurangi volume sampah organik di Desa Sukamakmur sekaligus memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat.

“Harapannya adalah tercapainya tujuan dan isi sosialisasi kami tentang pengelolaan serta pemilahan sampah di desa. Semoga dapat benar-benar direalisasikan, khususnya oleh para mitra utama mahasiswa yang telah disebutkan tadi,” tuturnya.

Mahasiswa KKN Kolaboratif Sukamakmur berharap program tersebut tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi. Pemerintah desa bersama kelompok masyarakat diharapkan dapat melanjutkan praktik pemilahan dan pengolahan sampah secara berkelanjutan demi menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan produktif. (*)

Ikuti Channel WhatsApp LangsungKlik.id
Dapatkan berita terbaru, informasi terkini, dan kabar pilihan LangsungKlik.id langsung melalui WhatsApp.
Ikuti Sekarang
Fawaied Fahmy
Fawaied Fahmy
Jurnalis LangsungKlik.id yang berfokus pada penyajian informasi dan berita aktual, akurat, dan berimbang. Setiap informasi disusun berdasarkan fakta dan sumber yang kredibel dengan mengutamakan ketepatan, objektivitas, serta kebutuhan pembaca.
Advertisement
BACA JUGA
BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

E-Koran Edisi 23/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 15/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 09/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...
Advertisement