LangsungKlik.id, Jember – Pada Jum’at 21 Agustus 2026, KKN Kolaboratif desa Sukamakmur Ajung (Jember) menggelar acara perpisahan dan penarikan di kantor desa setempat.
Acara tersebut dimulai pada pukul 10.00 WIB. Dalam acara dihadiri oleh pemerintah dan perangkat desa, dosen, dan para mahasiswa KKN kolaboratif.
Terdapat beberapa sambutan-sambutan yang disampaikan oleh perwakilan mahasiswa KKN, Dosen Pembimbing lapangan (DPL), serta pemerintah desa Sukamakmur.
Sambutan pertama disampaikan oleh Muhammad Sofyan Hadi (mahasiswa KKN kolaboratif sekaligus koordinator).
“Saya mewakili teman-teman KKN kolaboratif Sukamakmur mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada pemerintah desa dan masyarakat desa Sukamakmur. Karena tanpa dukungan dan support mereka, kita bukan siapa-siapa di desa Sukamakmur ini. Selanjutnya saya juga mewakili teman-teman KKN, izin menyampaikan mohon maaf sebesar-besarnya atas kesalahan-kesalahan baik perbuatan, tutur kata, atau tindakan yang kurang mengenakkan bagi pemerintah desa dan masyarakat desa Sukamakmur.” Ucapnya.
“Kami harap juga pemerintah desa Sukamakmur mampu mengkoordinasikan dan men- follow up ulang apa yang kita perjuangkan di desa Sukamakmur ini.” Tutupnya pada sambutan tersebut.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh ibu dosen pembimbing lapangan yaitu salah satu dosen Universitas PGRI Argopuro (UNIPAR) Jember bernama Dhini Nova Widyasari. Dalam sambutannya, ia berterimakasih kepada mahasiswa dan pemerintah desa atas kelancaran KKN anak-anak didiknya.
“KKN Kolaboratif kali ini mengemban amanah yang begitu banyak, dari verivikasi dan validasi ulang desil 2, sosialisasi JKN (Jaminan Kesehatan Nasional), pembuatan bank sampah, serta pengabdian dengan Business Model Canvas (BMC). Dan syukurlah semua terlaksana dengan lancar, terimakasih banyak semuanya.” Ungkapnya.
Selanjutnya sambutan terakhir sekaligus penutup acara disampaikan oleh oemerintah desa Sukamakmur. Dalam kesempatan tersebut, pemerintah desa diwakili oleh sekertaris desa yaitu bapak Irmal.
“KKN Kolaboratif kali ini, desa Sukamakmur memperoleh sekitar 8 mahasiswa dan mahasiswi dari berbagai universitas yang ada di Jember.” Ucapnya ketika sambutan yang mewakili bapak kepala desa yang masih memiliki tugas dinas di luar kantor.
“Kalian tidak hanya menetap di Sukamakmur, namun juga mengemban amanah pengabdian yang terus konsisten dan semoga terus berdampak baik kepada masyarakat Sukamakmur. Maka dari itu kami selaku pemerintah desa Sukamakmur mengucapkan banyak terimakasih atas pengabdian dan bantuan kalian selama ini, selama KKN Kolaboratif berlangsung.” Lanjutnya.
Menurutnya kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN kolaboratif Sukamakmur memiliki makna tersendiri baginya dan bagi masyarakat Sukamakmur.
“Benih pohon-pohon besar itu juga tumbuh dari bibit-bibit baru yang kecil, artinya mungkin hari ini usaha dan pengabdian kalian tidak terasa besar, namun suatu saat saya yakin kalau hal itu dilanjutkan secara konsisten oleh pemerintah desa dan masyarakat desa, maka hal itu akan berdampak besar bagi kelangsungan dan kemajuan desa Sukamakmur.”
Ia juga tidak lupa memberikan motivasi sekaligus support mahasiswa untuk selalu semangat dan menggapai cita-citanya.
“Jadilah mahasiswa yang tidak pernah lelah mencapai gelar sarjana, dan terus belajar, terus kritis, jangan takut buat menyuarakan hak-hak masyarakat kecil yang ada di desa.” Kalimat tersebut dijadikan penutup resmi kesan dan pesan dari perwakilan pemerintah desa Sukamakmur.
Setelah acara berakhir, Mahasiswa KKN kolaboratif juga tidak lupa untuk mengabadikan momen dan dokumentasi bersama pemerintah desa, dan perangkat di kantor desa Sukamakmur.
Tangis pun tak bisa dielakkan oleh para mahasiswa KKN, “Entah bagaimanapun Sukamakmur memiliki ceritanya sendiri.” Pengakuan salah satu mahasiswa KKN kolaboratif.
Cerita yang mereka bangun, dan kehangatan yang hadir kini telah benar-benar usai. Semoga mimpi mereka, mimpi masyarakat desa Sukamakmur, dan mimpi-mimpi yang telah diperjuangkan bersama selama masa KKN dapat dilanjutkan dengan baik serta konsisten. Sekian.



