BGN Coret 1.653 Sekolah Dari Penerima MBG, Mayoritas Sekolah Swasta

Pemutakhiran sasaran MBG menyasar sekolah yang dinilai sudah mandiri secara finansial, sementara perluasan layanan diprioritaskan ke wilayah 3T dan daerah dengan angka stunting tinggi.

Azaim Ibrahimy
Indra Hermawan
Tim Redaksi LangsungKlik.id
Azaim Ibrahimy & Indra Hermawan
Azaim Ibrahimy
Azaim Ibrahimy Jurnalis
Indra Hermawan
Indra Hermawan Editor

LangsungKlik.id, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia.

Kebijakan tersebut dilakukan dalam rangka pemutakhiran data penerima manfaat agar penyaluran program lebih tepat sasaran. Mayoritas satuan pendidikan yang dikeluarkan merupakan sekolah swasta bertaraf internasional, satuan pendidikan yang memiliki kerja sama dengan institusi internasional maupun nasional, serta sekolah yang dinilai sudah memiliki kemampuan finansial secara mandiri.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan pemutakhiran tersebut dilakukan setelah pihaknya melakukan pendataan bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Agama (Kemenag).

Advertisement

“Mayoritas dari 1.653 yang kami exclude atau kami keluarkan dari daftar penerima manfaat tadi adalah sekolah-sekolah swasta bertaraf internasional, sekolah atau satuan pendidikan yang bekerja sama dengan institusi internasional maupun nasional dan sekolah-sekolah yang sudah mandiri secara finansialnya, tanpa bergantung pada bantuan operasional sekolah atau dana BOS,” kata Sudaryono, dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (10/9/26).

Baca Juga :  Viral Isu PHK Gudang Garam, 308 Buruh Terdampak Meski Manajemen Bantah

BGN Perbarui Data Penerima MBG

Pendataan yang dilakukan BGN mencakup lebih dari 580.000 satuan pendidikan di Indonesia. Data tersebut meliputi sekolah negeri, madrasah, pondok pesantren, serta satuan pendidikan keagamaan lainnya.

Advertisement

Dari jumlah tersebut, lebih dari 340.000 satuan pendidikan telah mendapatkan layanan MBG. Sementara sekitar 240.000 satuan pendidikan lainnya masih belum menerima program tersebut dan akan menjadi bagian dari tahapan perluasan layanan.

BGN juga menerima banyak permohonan dari satuan pendidikan yang belum mendapatkan layanan MBG. Setiap permohonan akan ditindaklanjuti melalui proses investigasi dan pemetaan sebelum layanan diberikan sesuai tahapan yang ditetapkan.

Baca Juga :  BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Kering dan Panjang Akibat Pengaruh El Nino

Pemutakhiran data tersebut dilakukan agar perluasan program tidak hanya mengejar jumlah penerima, tetapi juga mempertimbangkan kondisi dan prioritas masing-masing wilayah.

Advertisement

Wilayah 3T Jadi Prioritas

Setelah melakukan pemutakhiran data, BGN mengarahkan perluasan layanan kepada satuan pendidikan yang dinilai lebih membutuhkan.

Prioritas tersebut mencakup wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) serta daerah yang memiliki angka stunting tinggi dan sangat tinggi.

Sudaryono menyebut masih terdapat satuan pendidikan di sejumlah wilayah yang belum mendapatkan intervensi MBG. Maluku dan Papua, misalnya, disebut masih memiliki sekitar 15.000 satuan pendidikan yang belum memperoleh layanan program tersebut.

Baca Juga :  GMNI Soroti Dugaan Keracunan MBG di Pacitan, Tuntut Tanggung Jawab Penuh Penyedia Dapur.

Untuk memperluas jangkauan, BGN akan membuka Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara bertahap dan terukur di wilayah yang menjadi prioritas.

Langkah tersebut diharapkan membuat pelaksanaan MBG lebih tepat sasaran, sekaligus memperluas akses program kepada sekolah dan satuan pendidikan yang masih belum terlayani. (*)

Ikuti Channel WhatsApp LangsungKlik.id
Dapatkan berita terbaru, informasi terkini, dan kabar pilihan LangsungKlik.id langsung melalui WhatsApp.
Ikuti Sekarang
Azaim Ibrahimy
Azaim Ibrahimy
Jurnalis LangsungKlik.id yang berfokus pada penyajian informasi dan berita aktual, akurat, dan berimbang. Setiap informasi disusun berdasarkan fakta dan sumber yang kredibel dengan mengutamakan ketepatan, objektivitas, serta kebutuhan pembaca.
Advertisement
BACA JUGA
BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

E-Koran Edisi 23/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 15/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 09/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...
Advertisement