Prabowo Akui Korupsi Masih Jadi Tantangan Besar, Tegaskan Pentingnya Pengawasan

Muhammad Yazid Bastomi
Tim Redaksi LangsungKlik.id
Muhammad Yazid Bastomi (Jurnalis)
Muhammad Yazid Bastomi
Muhammad Yazid Bastomi Jurnalis

LangsungKlik.id, Nasional – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pengawasan menjadi kunci utama dalam menjaga tata kelola negara modern. Ia menekankan, tanpa adanya pengawasan, kekuasaan berpotensi besar melahirkan praktik korupsi.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR, Jumat (15/8/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pemahaman sejarah bahwa kekuasaan yang absolut pasti membawa pada korupsi absolut.

“Kita paham sejarah umat manusia. Jika ada kekuasaan yang tidak diawasi, maka kekuasaan akan menjadi korup. Kekuasaan yang absolut akan menjadi korup secara absolut,” ujar Prabowo di hadapan anggota MPR, DPR, dan DPD.

Advertisement
Advertisement
Baca Juga :  Komodo Indonesia ke Jepang, Panda Merah Masuk RI: Skema dan Tujuannya

Korupsi Masih Jadi Masalah Utama

Prabowo mengakui korupsi masih menjadi persoalan utama di Indonesia. Menurutnya, perilaku koruptif tidak hanya terjadi di level tinggi, tetapi merata di setiap jenjang birokrasi, lembaga negara, hingga badan usaha milik negara (BUMN) dan badan usaha milik daerah (BUMD).

“Kita paham bahwa korupsi adalah masalah besar di bangsa kita. Perilaku korupsi ada di setiap eselon birokrasi kita, ada di setiap institusi dan organisasi pemerintahan, perilaku korup ada di BUMN kita, ada di BUMD kita. Ini bukan fakta yang harus kita tutupi,” tegasnya.

Baca Juga :  Piala AFF Wanita 2025: Indonesia Dibobol 5 Gol oleh Thailand di Babak Pertama

Penyelewengan di Pemerintahan

Selama 299 hari menjabat sebagai Presiden, Prabowo mengaku semakin memahami besarnya tantangan yang dihadapi bangsa, termasuk adanya penyelewengan di lingkup pemerintahan.

“Setelah 299 hari saya memimpin pemerintahan eksekutif saya semakin mengetahui berapa besar tantangan kita, berapa besar penyelewengan yang ada di lingkungan pemerintahan kita. Hal ini tidak baik, tapi harus saya laporkan kepada para wakil-wakil rakyat Indonesia,” ungkapnya.

Pidato tersebut menegaskan sikap Prabowo yang ingin secara terbuka mengakui tantangan korupsi di Indonesia. Ia menekankan pentingnya kesadaran bersama untuk memperkuat pengawasan dan menutup celah penyalahgunaan wewenang di seluruh lini pemerintahan. (*)

Advertisement
Baca Juga :  Rupiah Menguat Kembali ke Rp15.000 per Dolar AS, Tekanan Global Mereda
Ikuti Channel WhatsApp LangsungKlik.id
Dapatkan berita terbaru, informasi terkini, dan kabar pilihan LangsungKlik.id langsung melalui WhatsApp.
Ikuti Sekarang
Muhammad Yazid Bastomi
Muhammad Yazid Bastomihttp://yazid.langsungklik.id
Pemilik PT LangsungKlik Digital Media, perusahaan yang menaungi LangsungKlik.id dalam menghadirkan platform media digital yang informatif, aktual, dan terpercaya. Berkomitmen mengembangkan ekosistem media yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat di era digital.
Advertisement
BACA JUGA
BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

E-Koran Edisi 23/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 15/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 09/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...
Advertisement