LangsungKlik.id, Jember – Pelari ultra trail asal Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, Akhmad Nizar Bayu Aftoni Dwi Ananda, berhasil mengharumkan nama Indonesia di ajang HOKA UTMB Mont-Blanc 2026 di Prancis.
Nizar tampil pada kategori Courmayeur–Champex–Chamonix (CCC) pada 28 Agustus 2026. Berdasarkan data resmi UTMB, ia menyelesaikan lomba dengan catatan waktu 17 jam 36 menit 13 detik.
Hasil tersebut menempatkan Nizar di peringkat 328 dari 1.516 peserta secara keseluruhan. Di kategori peserta pria, ia berada di posisi 249 dari 1.122 pelari.
Taklukkan Rute 107 Kilometer
Kategori CCC menjadi salah satu tantangan berat dalam rangkaian UTMB Mont-Blanc. Data resmi UTMB mencatat rute yang ditempuh Nizar memiliki panjang 107 kilometer dengan total elevasi positif mencapai 6.200 meter.
Rute tersebut membawa para pelari melewati kawasan Pegunungan Alpen yang berada di sekitar perbatasan Prancis, Italia, dan Swiss.
Catatan Nizar membuatnya menjadi finisher Indonesia tercepat kedua pada kategori CCC UTMB 2026. Posisi tersebut berbeda dengan runner-up keseluruhan lomba karena peringkat resminya secara keseluruhan adalah 328.
Perjalanan dari Mayang ke Panggung Dunia
Prestasi di Prancis menjadi bagian dari perjalanan panjang Nizar di dunia lari trail. Dalam wawancara yang dimuat Tirto pada 12 September 2026, Nizar menceritakan bahwa dirinya mulai mengenal trail running setelah sebelumnya aktif dalam sepak bola dan futsal.
Saat berada di Malang, ia bergabung dengan komunitas Run Malang Run. Dari komunitas tersebut, Nizar mulai mengenal berbagai jalur pegunungan di Jawa Timur.
Kompetisi trail pertamanya diikuti pada 2016 melalui Bromo Tengger Semeru Ultra kategori 30 kilometer. Pada debut tersebut, Nizar langsung meraih posisi pertama.
Perjalanan panjang itu kemudian membawanya tampil di salah satu ajang ultra trail paling bergengsi dunia.
Punya Rekam Jejak di Berbagai Lomba
Sebelum tampil di Prancis, Nizar juga telah mengoleksi sejumlah hasil penting. Pada Trail of the Kings by UTMB 2025, ia meraih posisi ketiga kategori Caldera Crown 100K.
Hasil tersebut turut membuka jalannya menuju kompetisi UTMB World Series 2026. Pada 2026, Nizar juga mencatat sejumlah hasil positif di kompetisi trail di Indonesia.
Data resmi UTMB mencatat Nizar sebelumnya mengikuti beberapa perlombaan, termasuk CTC Ultra 80K, BTR Ultra 60K, dan Kebumen Geopark Trail Run 50K.
Di CTC Ultra 80K pada Februari 2026, Nizar meraih posisi ketiga dengan catatan waktu 11 jam 17 menit 05 detik.
Kini, namanya tercatat dalam hasil resmi CCC HOKA UTMB Mont-Blanc 2026 setelah berhasil menuntaskan tantangan 107 kilometer di Pegunungan Alpen.
Bagi Jember, pencapaian tersebut menjadi salah satu prestasi olahraga daerah di panggung internasional. Nizar membawa nama Mayang dan Jember bersaing dalam ajang ultra trail yang diikuti pelari dari berbagai negara. (*)



