Era HP China Murah Berakhir, Harga Smartphone Diprediksi Naik Akibat AI

Ardinata
Tim Redaksi LangsungKlik.id
Ardinata (Jurnalis)
Ardinata
Ardinata Jurnalis

LangsungKlik.id – Era smartphone murah buatan China yang selama ini mendominasi pasar global mulai menghadapi tekanan serius. Lonjakan harga chip memori akibat booming kecerdasan buatan (AI), ditambah gangguan rantai pasok global, membuat harga HP diprediksi akan semakin mahal. Perubahan ini mulai terlihat sejak awal 2026 dan berpotensi mengubah peta industri smartphone secara signifikan.

Fenomena tersebut mulai tampak dalam ajang Mobile World Congress (MWC) di Barcelona pada Maret 2026. Sejumlah produsen smartphone bahkan belum bisa memastikan harga final produk mereka saat peluncuran. Padahal, dalam kondisi normal, harga perangkat biasanya sudah ditetapkan jauh hari sebelum diperkenalkan ke publik.

Advertisement

Harga Komponen Naik Drastis

Salah satu penyebab utama adalah lonjakan permintaan chip memori untuk kebutuhan AI. Teknologi ini membutuhkan memori berkecepatan tinggi seperti high-bandwidth memory (HBM) yang digunakan dalam server pusat data.

Produsen besar seperti Samsung Electronics, SK Hynix, dan Micron Technology kini mengalihkan produksi mereka ke sektor AI. Dampaknya, pasokan memori untuk perangkat konsumen seperti smartphone menjadi terbatas.

Akibatnya, harga DRAM dilaporkan melonjak hingga 90 persen dalam waktu singkat. Sementara itu, harga NAND flash juga meningkat sekitar 55 hingga 60 persen. Kenaikan ini membuat biaya produksi smartphone ikut terdongkrak.

Baca Juga :  Cara Mengembalikan Akun Facebook yang Dikenang, Begini Langkah Resmi yang Harus Dilakukan

Strategi HP Murah Mulai Tertekan

Selama lebih dari satu dekade, produsen China seperti Xiaomi, Oppo, Vivo, dan Honor mengandalkan strategi spesifikasi tinggi dengan harga terjangkau.

Namun strategi ini sangat bergantung pada biaya komponen yang murah dan margin keuntungan tipis. Ketika harga komponen melonjak, margin tersebut langsung tergerus.

Beberapa laporan industri menyebut harga smartphone baru kini naik antara 100 hingga 600 yuan dibanding generasi sebelumnya. Bahkan pada segmen menengah, kenaikan harga bisa mencapai sekitar 20 persen.

Advertisement

Rantai Pasok Global Terganggu

Selain faktor AI, ketegangan geopolitik juga memperburuk situasi industri semikonduktor. Salah satu kasus yang mencerminkan kondisi ini adalah konflik yang melibatkan Nexperia terkait isu kepemilikan dan keamanan nasional.

Gangguan tersebut menunjukkan bahwa rantai pasok chip global yang sebelumnya stabil kini mulai terfragmentasi. Dampaknya tidak hanya dirasakan sektor otomotif, tetapi juga industri elektronik termasuk smartphone.

Baca Juga :  Samsung Galaxy A57 5G dan A37 5G Resmi Rilis, Bawa Fitur AI dengan Harga Terjangkau

Produsen Kecil Mulai Tumbang

Tekanan biaya dan pasokan mulai berdampak pada produsen kecil. Salah satunya adalah Meizu yang dilaporkan menghentikan pengembangan perangkat baru.

Di sisi lain, perusahaan besar seperti Apple dan Huawei justru lebih siap menghadapi kondisi ini karena memiliki rantai pasok yang kuat dan sumber daya besar.

Laporan industri menyebut Apple bahkan menguasai lebih dari 70 persen pasar smartphone premium di China. Sementara Huawei diuntungkan dengan pengembangan rantai pasok domestik yang lebih mandiri.

Industri Smartphone Masuk Fase Baru

Lembaga riset IDC menyebut kondisi ini sebagai perubahan struktural dalam industri smartphone. Selama ini, HP murah menjadi simbol akses teknologi bagi banyak orang. Namun kini, dua faktor besar -lonjakan kebutuhan AI dan ketegangan geopolitik- mulai mengubah fondasi tersebut.

Jika tren ini terus berlanjut, maka era smartphone murah, khususnya dari China, bisa segera berakhir. Konsumen pun disarankan lebih bijak dalam membeli perangkat baru, karena harga yang semakin tinggi membuat penggunaan jangka panjang menjadi pilihan yang lebih realistis. (*)

Baca Juga :  Deretan Perusahaan Besar Buka Rekrutmen 2025, Ribuan Lowongan Tersedia di BUMN dan Swasta
Ikuti Channel WhatsApp LangsungKlik.id
Dapatkan berita terbaru, informasi terkini, dan kabar pilihan LangsungKlik.id langsung melalui WhatsApp.
Ikuti Sekarang
Ardinata
Ardinata
Jurnalis LangsungKlik.id yang berfokus pada penyajian informasi dan berita aktual, akurat, dan berimbang. Setiap informasi disusun berdasarkan fakta dan sumber yang kredibel dengan mengutamakan ketepatan, objektivitas, serta kebutuhan pembaca.
Advertisement
BACA JUGA
BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

E-Koran Edisi 23/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 15/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 09/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...
Advertisement