IHSG Melejit 1,3% Usai BI Pangkas Suku Bunga, Sektor Teknologi Pimpin Kenaikan

Muhammad Yazid Bastomi
Tim Redaksi LangsungKlik.id
Muhammad Yazid Bastomi (Jurnalis)
Muhammad Yazid Bastomi
Muhammad Yazid Bastomi Jurnalis

LangsungKlik.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat signifikan pada perdagangan Kamis (17/7/2025), menembus level 7.287,02 atau naik 1,32%. Kenaikan ini didorong oleh sentimen positif pemangkasan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) sebesar 25 basis poin menjadi 5,25%, serta kesepakatan tarif perdagangan Indonesia–Amerika Serikat yang lebih rendah.

Advertisement

Sepanjang perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 7.275,34, dengan total transaksi mencapai Rp14,29 triliun dan volume perdagangan sebanyak 24,37 miliar saham. Investor asing juga mencatatkan net buy lebih dari Rp600 miliar.

Advertisement
Baca Juga :  Purbaya Perpanjang Tax Holiday hingga 2026, Beban Pajak Investor Lebih Ringan

Sektor teknologi menjadi penopang utama kenaikan indeks dengan lonjakan 7,21%, disusul infrastruktur yang naik 2,54% dan transportasi 1,91%. Saham-saham perbankan besar, emiten teknologi, serta beberapa saham IPO terbaru juga mencatatkan kenaikan signifikan di tengah optimisme pasar.

Kebijakan BI yang menurunkan suku bunga dinilai memberi ruang bagi sektor perbankan meningkatkan penyaluran kredit dengan biaya lebih rendah, sekaligus memperkuat daya beli masyarakat. Di sisi lain, tercapainya kesepakatan tarif perdagangan Indonesia–AS di level 19% dari ancaman sebelumnya 32% turut memperkuat sentimen pelaku pasar.

Baca Juga :  Hati-Hati Kibarkan Bendera One Piece, Bisa Dipidana 5 Tahun atau Didenda Rp500 Juta

Analis dari IndoPremier, Lanjar Nafi, menyebut pemangkasan suku bunga akan menjadi katalis positif jangka pendek bagi IHSG. “Dengan kombinasi kebijakan moneter akomodatif dan perbaikan hubungan dagang, IHSG berpeluang menguji level resistance di kisaran 7.350–7.500 dalam beberapa pekan ke depan,” ujarnya.

Meski demikian, investor tetap diimbau berhati-hati karena indikator teknikal menunjukkan pasar mulai mendekati area jenuh beli. Strategi akumulasi selektif pada sektor-sektor defensif seperti perbankan, konsumer, dan energi masih disarankan.

IHSG kini berada di jalur penguatan bulanan, dengan sentimen domestik yang relatif kondusif. Pergerakan indeks selanjutnya diperkirakan akan dipengaruhi oleh rilis data inflasi dan perkembangan ekonomi global. [LangsungKlik.id]

Baca Juga :  Harga Emas Terjun Bebas Hampir 3% dalam Sepekan, Sentimen Pasar Bergeser

Advertisement
Ikuti Channel WhatsApp LangsungKlik.id
Dapatkan berita terbaru, informasi terkini, dan kabar pilihan LangsungKlik.id langsung melalui WhatsApp.
Ikuti Sekarang
Muhammad Yazid Bastomi
Muhammad Yazid Bastomihttp://yazid.langsungklik.id
Pemilik PT LangsungKlik Digital Media, perusahaan yang menaungi LangsungKlik.id dalam menghadirkan platform media digital yang informatif, aktual, dan terpercaya. Berkomitmen mengembangkan ekosistem media yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat di era digital.
Advertisement
BACA JUGA
BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

E-Koran Edisi 23/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 15/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 09/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...
Advertisement