IHSG Terus Melemah, Investor Asing Mulai Tarik Diri dari Pasar Saham RI

Muhammad Yazid Bastomi
Tim Redaksi LangsungKlik.id
Muhammad Yazid Bastomi (Jurnalis)
Muhammad Yazid Bastomi
Muhammad Yazid Bastomi Jurnalis

LangsungKlik.id  – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah pada perdagangan Senin (23/6/2025), mencatatkan penurunan signifikan seiring tekanan eksternal dan aksi jual investor asing. Indeks ditutup di level 6.810, turun 1,23% atau setara 84 poin, melanjutkan tren koreksi dalam beberapa hari terakhir.

Analis menyebut pelemahan IHSG dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian global, termasuk memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah, potensi kenaikan suku bunga acuan AS (Fed Rate), serta tekanan terhadap mata uang rupiah yang mendekati Rp16.300 per dolar AS.

“Investor asing mulai melakukan aksi jual bersih karena melihat risiko global makin tinggi. Ditambah lagi data ekonomi domestik belum cukup kuat untuk menjadi katalis positif,” kata Edwin Sebayang, analis senior MNC Sekuritas.

Advertisement
Baca Juga :  Tips Mudah Cek Sertifikat Tanah Online Lewat HP, Praktis dan Cepat

Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, nilai transaksi hari ini mencapai Rp11,2 triliun dengan net sell asing sebesar Rp650 miliar. Saham-saham berkapitalisasi besar (big cap) seperti BBCA, BBRI, TLKM, dan ASII menjadi penekan utama indeks.

Sektor yang paling terpukul adalah perbankan dan teknologi, sementara saham sektor energi cenderung bertahan akibat sentimen naiknya harga minyak dunia. Saham PTBA dan MEDC masih menguat tipis karena proyeksi kenaikan harga komoditas energi imbas konflik Iran-AS.

Advertisement

Penguatan dolar AS dan koreksi pasar global juga membuat investor domestik cenderung wait and see. Sentimen negatif juga datang dari kekhawatiran perlambatan ekonomi China, mitra dagang utama Indonesia, yang membuat investor menahan diri dari sektor berbasis ekspor.

Baca Juga :  IHSG Tembus Level 8.644 di Akhir Tahun 2025, Saham Konglomerat Jadi Penopang Utama

“Selama ketegangan geopolitik dan arah kebijakan The Fed belum jelas, pasar akan tetap volatile. IHSG berpotensi uji support di 6.750 jika tekanan terus berlanjut,” tambah analis Panin Sekuritas, William Hartanto.

Pelemahan IHSG yang terus berlanjut menunjukkan kekhawatiran investor terhadap kondisi makroekonomi global dan regional. Aksi jual asing semakin menekan pasar, sementara pelaku domestik masih bersikap hati-hati. Investor disarankan untuk memperhatikan sektor-sektor defensif dan menunggu sinyal kepastian dari global sebelum melakukan akumulasi. [LangsungKlik.id]

Advertisement

Ikuti Channel WhatsApp LangsungKlik.id
Dapatkan berita terbaru, informasi terkini, dan kabar pilihan LangsungKlik.id langsung melalui WhatsApp.
Ikuti Sekarang
Muhammad Yazid Bastomi
Muhammad Yazid Bastomihttp://yazid.langsungklik.id
Pemilik PT LangsungKlik Digital Media, perusahaan yang menaungi LangsungKlik.id dalam menghadirkan platform media digital yang informatif, aktual, dan terpercaya. Berkomitmen mengembangkan ekosistem media yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat di era digital.
Advertisement
BACA JUGA
BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

E-Koran Edisi 23/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 15/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 09/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...
Advertisement