Harga Bitcoin Melemah Dipicu Tekanan Makro dan Aksi Jual Investor Besar

Muhammad Yazid Bastomi
Tim Redaksi LangsungKlik.id
Muhammad Yazid Bastomi (Jurnalis)
Muhammad Yazid Bastomi
Muhammad Yazid Bastomi Jurnalis

LangsungKlik.id, Finance – Harga Bitcoin kembali bergerak di zona merah dalam beberapa hari terakhir. Penurunan ini dipicu kombinasi tekanan makro global, arus keluar dari ETF kripto, hingga aksi jual pemegang besar (whale). Kondisi tersebut membuat Bitcoin sempat tertekan di bawah level psikologis US$90.000 pada pertengahan November.

Pelemahan terjadi setelah pasar melihat ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed semakin mengecil. Investor yang sebelumnya berharap likuiditas longgar kini menahan diri, sehingga minat terhadap aset berisiko menurun. Di saat yang sama, arus keluar dari ETF Bitcoin meningkat dan memperbesar tekanan jual di pasar spot.

Baca Juga :  Bitcoin Cetak Rekor Lagi, Diprediksi Bisa Sentuh Rp 23 Miliar per Keping

Sejumlah analis global mencatat bahwa penurunan Bitcoin juga berkaitan dengan aksi ambil untung dari investor institusional. Data on-chain menunjukkan aliran masuk Bitcoin ke exchange meningkat, sebuah tanda bahwa pemegang besar mulai melepas sebagian portofolionya. Kondisi ini memicu likuidasi posisi margin di pasar derivatif ketika harga menembus support kuat.

Advertisement

Tekanan teknikal turut memperburuk situasi. Harga yang jatuh di bawah MA50 dan MA200 membuat sinyal bearish menguat, sementara level psikologis US$100.000 yang patah mempercepat aksi jual otomatis dan algoritmik. Sentimen pasar kripto kini berada di zona “extreme fear”, menandakan pelaku pasar berhati-hati menghadapi volatilitas tinggi.

Baca Juga :  Cara Menghitung Pajak PPN dan PPh dengan Mudah dan Jelas

Meski dalam tren koreksi, beberapa analis menilai peluang pemulihan tetap terbuka apabila The Fed memberikan sinyal dovish atau aliran dana kembali masuk ke aset digital. Namun dalam jangka pendek, pasar masih dihadapkan pada ketidakpastian global yang berpotensi menekan harga Bitcoin lebih lama.

Penurunan harga ini menunjukkan betapa sensitifnya Bitcoin terhadap dinamika ekonomi global, tekanan teknikal, dan perilaku investor besar. Pelaku pasar diimbau tetap mencermati perkembangan kebijakan moneter serta pergerakan arus investasi institusional untuk menilai arah pergerakan kripto selanjutnya. (*)

Advertisement
Ikuti Channel WhatsApp LangsungKlik.id
Dapatkan berita terbaru, informasi terkini, dan kabar pilihan LangsungKlik.id langsung melalui WhatsApp.
Ikuti Sekarang
Muhammad Yazid Bastomi
Muhammad Yazid Bastomihttp://yazid.langsungklik.id
Pemilik PT LangsungKlik Digital Media, perusahaan yang menaungi LangsungKlik.id dalam menghadirkan platform media digital yang informatif, aktual, dan terpercaya. Berkomitmen mengembangkan ekosistem media yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat di era digital.
Advertisement
BACA JUGA
BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

E-Koran Edisi 23/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 15/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...

E-Koran Edisi 09/09/26

Berlangganan E-Koran LangsungKlik.id Gratis! Dapatkan akses E-Koran LangsungKlik.id secara gratis dan nikmati informasi terkini seputar berita, politik, pemerintahan, hukum, kriminal, serta berbagai informasi lainnya dalam...
Advertisement